Hesti.id – 20 Juli 2026 | Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A27 keduanya masuk ke jajaran mid‑range 5G, namun masing‑masing menonjolkan fitur unik. Jika Anda mempertimbangkan pembelian, penting mengetahui apa yang membedakan kedua ponsel ini.
Contents
Samsung Galaxy A57 vs Galaxy A27 Apa Saja Perbedaannya
Perbandingan ini meliputi layar, chipset, kamera, baterai, serta detail desain. Dengan meninjau tiap aspek, Anda dapat menentukan mana yang lebih sesuai dengan gaya penggunaan sehari‑hari.
Spesifikasi Utama
Berikut ringkasan poin penting yang membedakan kedua model:
- Layar: A57 menggunakan panel Super AMOLED+ 6,7″ dengan kecerahan hingga 1.900 nits, sedangkan A27 memakai Super AMOLED standar.
- Chipset: A57 didukung Exynos 1680 4 nm, sementara A27 memakai Snapdragon 6 Gen 3 4 nm.
- RAM & Penyimpanan: A57 tersedia 8/12 GB RAM dan 128/256 GB internal, sedangkan A27 6/8 GB RAM dan 128/256 GB internal, plus slot microSD.
- Fotografi: Kedua ponsel memakai kamera utama 50 MP OIS, namun A57 menambahkan ultrawide 12 MP dan makro 5 MP, sementara A27 hanya ultrawide 5 MP dan makro 2 MP.
- Baterai & Pengisian: Kapasitas 5.000 mAh sama, tetapi A57 menawarkan fast charging 45 W, sedangkan A27 25 W.
- Desain: A57 berframe aluminium, ketebalan 6,9 mm, bobot 179 g, dan IP68; A27 plastik, 7,8 mm, 200 g, dan IP64.
Performa dan Pengalaman Pengguna
Dengan Exynos 1680, A57 memberikan kecepatan CPU dan GPU yang lebih tinggi, cocok bagi gamer ringan dan multitasking intens. Snapdragon 6 Gen 3 pada A27 tetap memadai untuk tugas sehari‑hari seperti media sosial, streaming, dan game dengan setting menengah.
Opsi RAM maksimal 12 GB pada A57 memungkinkan alokasi memori lebih fleksibel, sedangkan A27 terbatas 8 GB. Penyimpanan internal pada A57 menggunakan UFS 3.1, memberikan transfer data lebih cepat dibanding UFS 3.0 yang umumnya dipakai di A27.
Kamera: Detail dan Kualitas Gambar
Berbagi kamera utama 50 MP OIS, A57 unggul lewat sensor lebih besar (1/2,76″) dan tambahan lensa ultrawide 12 MP serta makro 5 MP. Ini menghasilkan foto malam yang lebih terang dan detail yang lebih tajam di mode pemandangan. A27, meski tetap 50 MP, memakai sensor 1/2,76″ namun hanya dilengkapi ultrawide 5 MP dan makro 2 MP, sehingga kurang detail pada foto jarak dekat.
Depan, kedua ponsel memakai kamera 12 MP. Namun A57 mendukung perekaman video 4K di depan, memberi nilai tambah bagi pengguna yang suka membuat vlog.
Desain dan Konektivitas
A57 menampilkan frame aluminium yang memberi kesan premium, sedangkan A27 memakai plastik. Ketebalan 6,9 mm pada A57 membuatnya lebih tipis, sementara A27 7,8 mm terasa lebih tebal. Bobot 179 g pada A57 lebih ringan dibanding 200 g pada A27.
Untuk konektivitas, A57 dilengkapi Bluetooth 6.0, Wi‑Fi 6, dan eSIM pada beberapa varian, sedangkan A27 memakai Bluetooth 5.1 dan Wi‑Fi 6. Keduanya mendukung 5G, NFC, USB‑C, Quick Share, dan Smart Switch.
Pengisian Daya dan Daya Tahan
Pengisian cepat 45 W pada A57 dapat mengisi 60 % dalam 30 menit, ideal bagi pengguna aktif. A27 menggunakan 25 W, memerlukan waktu lebih lama untuk pengisian penuh. Kapasitas baterai 5.000 mAh pada kedua model cukup untuk satu hari penggunaan normal.
Harga dan Ketersediaan
Di Indonesia, A57 tersedia mulai Rp 7.599.000 untuk varian 8 GB/128 GB, hingga Rp 8.999.000 untuk 12 GB/256 GB. Sementara A27 belum resmi diluncurkan di tanah air; harga global dimulai dari €350 (sekitar Rp 7,1 juta) di Jerman atau US$349,99 (sekitar Rp 6,2 juta) di AS. Harga di Indonesia kemungkinan akan disesuaikan dengan pajak dan biaya impor.
Pilihan yang Tepat
Jika prioritas Anda adalah performa tinggi, kualitas kamera lanjutan, dan kecepatan pengisian, A57 menjadi pilihan yang lebih unggul. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan harga terjangkau dan masih cukup puas dengan fitur dasar, A27 menawarkan nilai yang kompetitif.
Dengan mengetahui perbedaan utama ini, Anda dapat memilih ponsel yang paling cocok dengan kebutuhan dan anggaran.
