10 Juli 2026

Film Moana 2026: Antara Harapan dan Realita Pahit

Penulis

Mariabella La Fierza

Film Moana 2026: Antara Harapan dan Realita Pahit
Film Moana 2026: Antara Harapan dan Realita Pahit

Hesti.id – 10 Juli 2026 | Film Moana 2026 telah resmi tayang di bioskop pada 10 Juli 2026, membangkitkan ekspektasi tinggi setelah kesuksesan film animasi Disney pada 2016. Meskipun diharapkan dapat membawa kembali keajaiban cerita Moana, versi live-action ini justru menghadapi berbagai kritik tajam dari para penonton dan kritikus.

Catherine Laga’aia, yang berperan sebagai Moana, mengungkapkan bahwa ia merasa hidupnya berubah drastis setelah terpilih untuk peran tersebut. Dengan latar belakang keluarga yang kuat di dunia akting, Laga’aia mencurahkan segala usaha dalam audisi yang sangat kompetitif. Menariknya, saat berita casting-nya diumumkan, banyak teman-temannya mengira bahwa itu adalah hasil dari teknologi AI.

Sementara itu, Dwayne Johnson kembali memerankan karakter Maui, namun penampilannya kali ini mendapatkan banyak kritik karena dianggap kurang enerjik dibandingkan versi animasi. Meskipun visual film ini dipuji, banyak yang merasakan bahwa Moana 2026 tidak menawarkan inovasi yang berarti dibandingkan dengan film aslinya.

Film ini mencatat skor 36 persen di Rotten Tomatoes, sebuah angka yang menunjukkan bahwa mayoritas kritikus memberikan ulasan negatif. Banyak yang berpendapat bahwa film ini terasa tidak perlu dibuat, karena jalan cerita dan penyajiannya terlalu mirip dengan versi animasi yang masih dianggap relevan. Alih-alih menghadirkan sesuatu yang baru, Moana 2026 justru terjebak dalam bayang-bayang film aslinya.

Namun, ada juga beberapa aspek positif dari film ini. Visual efek dan desain produksi yang megah menjadi sorotan utama, serta penampilan Catherine Laga’aia yang dinilai berhasil menampilkan karakter Moana dengan baik. Chemistry antara Laga’aia dan Johnson juga dianggap sebagai daya tarik tersendiri, meskipun ada penilaian bahwa Johnson tampak kehilangan semangat yang pernah ia tunjukkan dalam film animasi sebelumnya.

Menurut beberapa kritikus, meskipun film ini bukanlah yang terbaik, Moana 2026 tetap layak untuk ditonton, terutama bagi keluarga dan anak-anak yang ingin menikmati kisah Moana dengan visual yang lebih modern. Meskipun demikian, banyak yang berharap agar Disney dapat menghadirkan inovasi dan kejutan yang lebih segar dalam proyek-proyek remake mendatang.

Dengan semua kritik yang ada, tantangan bagi Disney adalah untuk menemukan cara agar remake mereka tidak hanya menjadi sekadar pengulangan, tetapi juga menawarkan pengalaman baru yang dapat dinikmati oleh generasi baru penonton. Akankah Moana 2026 berhasil mendapatkan hati penonton seperti pendahulunya? Hanya waktu yang akan menjawab.

Related Post

Tinggalkan komentar