Hesti.id – 23 Juni 2026 | Upaya untuk Gagalkan Risiko Putus Sekolah Usia Dini LAZIS Nurul Falah Intervensi Biaya Pendidikan Santri TAAM Ananda telah menjadi salah satu fokus utama dari lembaga LAZIS Nurul Falah dalam mendukung pendidikan anak-anak yang kurang beruntung. Dalam upaya ini, LAZIS Nurul Falah berperan aktif dalam mengintervensi biaya pendidikan santri di TAAM Ananda, Surabaya, guna memastikan bahwa tidak ada anak yang putus sekolah karena kendala biaya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen LAZIS Nurul Falah untuk mendukung pendidikan yang merata dan berkualitas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan memberikan beasiswa dan bantuan biaya pendidikan, diharapkan anak-anak tersebut dapat melanjutkan pendidikannya tanpa harus memikirkan beban biaya yang memberatkan.
Gagalkan Risiko Putus Sekolah Usia Dini LAZIS Nurul Falah Intervensi Biaya Pendidikan Santri TAAM Ananda ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga dengan masyarakat dalam mendukung pendidikan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta generasi yang cerdas dan berkualitas di masa depan.
Baca juga:
Salah satu contoh nyata dari program ini adalah bantuan yang diberikan kepada Muhammad Nafi’ Al-Fatih, santri di TK TAAM Ananda, yang menghadapi risiko putus sekolah karena ayahnya kehilangan pekerjaan. LAZIS Nurul Falah dengan cepat merespons kebutuhan ini dan memberikan bantuan biaya pendidikan senilai Rp4.200.000,- untuk memastikan bahwa Nafi’ dapat melanjutkan pendidikannya.
Manager Program dan Pendayagunaan LAZIS Nurul Falah, Mohammad Ainun Najib, menegaskan bahwa intervensi seperti ini sangat penting untuk menjaga stabilitas pendidikan anak-anak. Gagalkan Risiko Putus Sekolah Usia Dini LAZIS Nurul Falah Intervensi Biaya Pendidikan Santri TAAM Ananda merupakan contoh nyata dari komitmen ini.
Dalam upaya Gagalkan Risiko Putus Sekolah Usia Dini LAZIS Nurul Falah Intervensi Biaya Pendidikan Santri TAAM Ananda, LAZIS Nurul Falah berharap dapat memperluas jangkauan program beasiswa dan advokasi biaya pendidikan. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu lebih banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan mereka.
Kesimpulan dari upaya Gagalkan Risiko Putus Sekolah Usia Dini LAZIS Nurul Falah Intervensi Biaya Pendidikan Santri TAAM Ananda ini adalah bahwa pendidikan merupakan hak asasi setiap anak, dan tidak seharusnya terhalang oleh kendala biaya. Dengan sinergi yang kuat antara lembaga dan masyarakat, diharapkan dapat tercipta generasi yang cerdas dan berkualitas di masa depan.











