19/06/2026

Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara

Penulis

Pande Tóng

Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara
Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara

Hesti.id – 19 Juni 2026 | Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara menjadi sorotan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sejumlah petani di Kecamatan Kualuh Hilir mengaku memperoleh pupuk subsidi dengan harga yang diduga melebihi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Temuan tersebut mencuat setelah penelusuran dan pengumpulan keterangan dari sejumlah anggota kelompok tani di wilayah Kelurahan Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuh Hilir. Pemilik kios CV Sahabat Tani Jaya, Heri Nababan, menyampaikan bahwa pupuk subsidi periode tahun 2026 belum masuk ke kiosnya.

Hal ini memunculkan tanda tanya setelah salah seorang anggota kelompok tani berinisial BS mengaku baru menerima pupuk subsidi sekitar satu minggu sebelumnya melalui ketua kelompok tani. BS mengaku membeli pupuk subsidi jenis Urea dengan harga Rp125.000 per sak dan pupuk subsidi jenis Phonska sebesar Rp135.000 per sak.

Keterangan serupa juga muncul dari hasil penelusuran terhadap anggota kelompok tani lainnya yang menyebut bahwa pupuk dibagikan melalui ketua kelompok tani sebelum disalurkan kepada para anggota. Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara karena harga yang mereka bayarkan jauh berbeda dengan informasi Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi yang selama ini diumumkan pemerintah.

Perbedaan tersebut kini menjadi perhatian karena pupuk subsidi merupakan program strategis pemerintah yang menggunakan anggaran negara dan diperuntukkan khusus bagi petani yang terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK). Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara memunculkan pertanyaan serius mengenai pengawasan distribusi pupuk subsidi di lapangan.

Sejumlah petani meminta Dinas Pertanian Kabupaten Labuhanbatu Utara, Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3), distributor resmi, hingga aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran pupuk subsidi di wilayah Kualuh Hilir. Mereka berharap adanya transparansi dalam penyaluran pupuk subsidi dan pengawasan yang ketat untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani.

Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara juga memunculkan keinginan petani untuk dilakukan audit distribusi guna memastikan seluruh pupuk subsidi yang disalurkan benar-benar sampai kepada penerima yang berhak sesuai data e-RDKK. Jika ditemukan adanya penyimpangan dalam distribusi maupun penetapan harga, masyarakat berharap pemerintah dan aparat berwenang mengambil langkah tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Publik kini menunggu langkah konkret pemerintah daerah, KP3, distributor resmi, dan aparat penegak hukum untuk memastikan apakah distribusi pupuk subsidi di Kecamatan Kualuh Hilir telah berjalan sesuai aturan atau terdapat persoalan yang perlu segera dibenahi. Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara menjadi perhatian karena pupuk subsidi bukan sekadar barang bantuan, melainkan instrumen penting untuk menjaga produktivitas pertanian, ketahanan pangan, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kesimpulan dari Pupuk Subsidi Diduga Dijual di Atas HET Petani Kualuh Hilir Buka Suara adalah pentingnya pengawasan dan transparansi dalam distribusi pupuk subsidi untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Dengan demikian, diharapkan pupuk subsidi dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Related Post

Tinggalkan komentar