Hesti.id – 18 Juni 2026 | Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan dunia sepak bola, dan salah satu hal yang paling diperbincangkan adalah implementasi hydration break atau istirahat hidrasi. Hydration break ini diwajibkan oleh FIFA untuk memastikan keselamatan pemain dalam menghadapi cuaca ekstrem. Dalam setiap pertandingan, pemain akan diberikan kesempatan untuk beristirahat selama tiga menit di tengah-tengah babak untuk menghidrasi tubuh mereka.
Menurut Joshua L. DeVincenzo, asisten direktur layanan penelitian terapan di Pusat Kesiapsiagaan Bencana Nasional Universitas Columbia, hydration break ini bertujuan untuk mencegah risiko penyakit akibat panas yang berlebihan. Pemain sepak bola yang berlatih di cuaca panas dan lembab berisiko mengalami exertional heat illness, suatu kondisi di mana suhu tubuh meningkat terlalu tinggi dan menyebabkan stres pada jantung, saraf, otot, dan sistem saraf pusat.
Gejala-gejala exertional heat illness termasuk kram otot, kelelahan ekstrem, gangguan kinerja, sakit kepala, iritabilitas, mual, pusing, dan dehidrasi. Dengan adanya hydration break, pemain dapat menghidrasi tubuh mereka dan mengurangi risiko mengalami kondisi tersebut.
Baca juga:
Namun, beberapa pelatih dan pemain mengkritik implementasi hydration break ini, mengatakan bahwa hal itu mengganggu aliran pertandingan dan memberikan kesempatan bagi pelatih untuk mengubah strategi mereka. Beberapa ilmuwan juga berpendapat bahwa hydration break selama tiga menit tidak cukup untuk membuat dampak signifikan pada proses pendinginan dan hidrasi tubuh.
Di sisi lain, beberapa pemain dan pelatih setuju bahwa hydration break diperlukan, terutama dalam cuaca ekstrem. Mereka percaya bahwa hydration break dapat membantu mencegah cedera dan meningkatkan kinerja pemain.
Dalam beberapa pertandingan Piala Dunia 2026, hydration break telah terbukti efektif dalam mencegah kasus exertional heat illness. Namun, masih banyak perdebatan tentang implementasi hydration break ini dan apakah benar-benar efektif dalam jangka panjang.
Kesimpulan, hydration break adalah suatu langkah yang diambil oleh FIFA untuk memastikan keselamatan pemain sepak bola dalam menghadapi cuaca ekstrem. Meskipun masih banyak perdebatan tentang implementasi hydration break, namun hal ini telah terbukti efektif dalam mencegah kasus exertional heat illness dan meningkatkan kinerja pemain.











