Hesti.id – 17 Juni 2026 | Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, sebuah keputusan yang diharapkan dapat melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Pemerintah Inggris mengatakan bahwa anak-anak akan dikembalikan ke masa kecilnya dengan lebih sedikit waktu untuk melihat-lihat dan lebih banyak waktu untuk bermain. Keputusan ini menyusul konsultasi publik besar-besaran di negara tersebut yang menerima lebih dari 100.000 tanggapan dari orang tua, anak-anak, dan para ahli.
Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun sebagai upaya untuk melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial, seperti cyberbullying, kecanduan, dan pengaruh buruk pada kesehatan mental. Pemerintah Inggris mengatakan bahwa pembatasan ini akan berlaku untuk layanan online yang lebih luas, termasuk situs game. Fungsi streaming langsung dan “komunikasi asing” juga dilarang, meskipun platform komunikasi seperti WhatsApp dan Signal nyaris lolos dari campur tangan pemerintah.
Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, sebuah keputusan yang diharapkan dapat membuat anak-anak lebih aman dan sehat. Pemerintah Inggris mengatakan bahwa mereka memperluas model larangan yang sama seperti Australia, yang menjadi negara pertama yang membatasi media sosial untuk pengguna di bawah umur pada bulan Desember lalu. Pembatasan usia merupakan tantangan industri yang sering kali memerlukan penggunaan AI atau pengumpulan data sensitif oleh platform atau layanan pihak ketiga.
Baca juga:
Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, sebuah keputusan yang kontroversial. Banyak yang mengatakan bahwa keputusan ini akan membantu melindungi anak-anak, tetapi ada juga yang mengatakan bahwa keputusan ini akan membatasi kebebasan anak-anak. Pemerintah Inggris mengatakan bahwa mereka akan melakukan penelitian baru mengenai jaminan usia yang efektif, meninjau kemampuan penegakan hukum, dan merancang strategi penegakan hukum yang jelas.
Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun, sebuah keputusan yang diharapkan dapat membuat anak-anak lebih aman dan sehat. Pemerintah Inggris mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan kemungkinan pemberlakuan jam malam dan penghentian akses tanpa batas bagi anak-anak di bawah 18 tahun. Pemerintah juga memberlakukan batasan usia minimum 18 tahun untuk ‘teman romantis’ AI – chatbot yang dirancang untuk menyimulasikan hubungan atau permainan peran dengan pengguna.
Kesimpulan dari keputusan Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun adalah bahwa pemerintah Inggris ingin melindungi anak-anak dari dampak negatif media sosial. Inggris melarang media sosial untuk anak di bawah 16 tahun sebagai upaya untuk membuat anak-anak lebih aman dan sehat. Pemerintah Inggris mengatakan bahwa mereka akan melakukan penelitian baru mengenai jaminan usia yang efektif dan merancang strategi penegakan hukum yang jelas.








