Hesti.id – 11 Juli 2026 | Mikel Merino kembali menjadi sorotan utama saat Spain menembus babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menorehkan gol kemenangan melawan Portugal di babak 16 besar. Gol tersebut, yang terjadi pada menit ke-91, menegaskan bahwa Merino tidak hanya sekadar penyerang biasa, melainkan pemain kunci dalam strategi tim.
Di laga quarterfinal yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, Los Angeles, kedua tim akan bertanding pada pukul 3.00 sore waktu Timur (12.30 WIB). Pertandingan ini menjadi ujian bagi kedua negara: Spain yang belum pernah kebobolan dalam enam pertandingan knockout, dan Belgia yang telah mencetak 12 gol dalam tiga pertandingan terakhir.
Tim Spanyol, yang dipimpin pelatih Luis de la Fuente, menampilkan formasi 4‑3‑3 yang solid. Di lini depan, Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Mikel Oyarzabal siap melanjutkan serangan, sementara Pedri dan Rodri menengah mengatur tempo permainan. Di gawang, David Raya tetap menjadi penjaga kunci yang telah menahan tekanan dari lawan.
Baca juga:
Belgium, yang datang dari kemenangan 4‑1 atas Amerika Serikat, menampilkan serangan yang agresif. Romelu Lukaku tetap menjadi penyerang andalan, sementara Leandro Trossard dan Jérémy Doku menambah variasi serangan. Pertahanan Belgia, yang dipimpin oleh Thibaut Courtois, berusaha memotong ruang bagi pemain muda Spain.
Berikut daftar pemain kunci yang diperkirakan akan tampil:
- Spain: Mikel Merino, Lamine Yamal, Dani Olmo, Mikel Oyarzabal, Pedri, Rodri, David Raya
- Belgium: Romelu Lukaku, Leandro Trossard, Jérémy Doku, Thibaut Courtois
Keunggulan defensif Spain terlihat jelas. Sejak pertandingan terakhir, tim telah menempuh lebih dari sepuluh jam tanpa kebobolan, menempatkan mereka di posisi teratas dalam catatan sejarah Piala Dunia. Mikel Merino, yang mencetak gol penting melawan Portugal, menunjukkan ketangguhan mental dan kemampuan akhir yang tajam. Di sisi lain, Belgia terlihat lebih agresif, namun belum menemukan ritme sempurna melawan lawan kuat seperti Spain.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Spain akan mengandalkan ketegasan di lini belakang serta transisi cepat ke serangan, memanfaatkan kecepatan pemain muda. Belgia, di sisi lain, berusaha menciptakan peluang melalui kombinasi cepat antara Lukaku dan Trossard, serta menekan lini belakang Spain dengan tekanan tinggi.
Jika hasilnya mengarah ke kemenangan bagi Spain, mereka akan melaju ke semifinal dan bertemu dengan salah satu dari dua calon juara: France atau Morocco. Untuk Belgia, kemenangan berarti kesempatan kedua dalam sejarah untuk mencapai semifinal, mengingat mereka belum pernah berhasil melewati fase ini sebelumnya.
Secara keseluruhan, laga ini menampilkan dua tim dengan filosofi berbeda: Spain yang disiplin dan terstruktur, serta Belgia yang agresif dan kreatif. Mikel Merino akan menjadi penentu kunci bagi kemenangan Spain, sementara pemain muda Belgia harus menunjukkan ketangguhan mental untuk mengatasi tekanan.











