10 Juli 2026

Buku Harian Voldemort Kini Hidup Berkat Teknologi AI

Penulis

Hehet Hehet Hehet

Buku Harian Voldemort Kini Hidup Berkat Teknologi AI
Buku Harian Voldemort Kini Hidup Berkat Teknologi AI

Hesti.id – 10 Juli 2026 | Penggemar Harry Potter kini dapat merasakan keajaiban dunia sihir dengan hadirnya proyek inovatif yang menghidupkan Buku Harian Voldemort jadi nyata berkat AI. Maxime Rivest, seorang developer asal Kanada, telah menciptakan fitur unik bernama Riddle yang mengubah reMarkable Paper Pro menjadi buku harian interaktif yang mampu berkomunikasi menggunakan kecerdasan buatan.

Riddle dirancang untuk memberikan pengalaman seolah-olah pengguna sedang berinteraksi dengan Tom Riddle di dalam Harry Potter and the Chamber of Secrets. Dengan menggunakan stylus, pengguna dapat menulis pesan yang kemudian akan menghilang secara perlahan sebelum mendapatkan balasan dalam bentuk tulisan tangan animasi yang menyerupai gaya menulis Voldemort.

Salah satu aspek menarik dari proyek ini adalah tidak adanya tampilan chat atau antarmuka modern yang biasanya ditemukan pada aplikasi AI. Rivest ingin mempertahankan nuansa menulis di atas kertas, sehingga interaksi terasa lebih alami dan seolah-olah pengguna benar-benar sedang berbicara dengan buku harian ajaib tersebut.

Proses di balik fitur ini cukup kompleks. Setiap tulisan tangan pengguna akan diubah menjadi gambar PNG dan kemudian dikirim ke model AI yang mendukung input gambar. Balasan dari AI akan dikirim kembali ke layar E Ink dalam bentuk animasi tulisan tangan, menciptakan efek yang memukau layaknya sihir.

Riddle tidak hanya terbatas pada satu jenis AI. Proyek ini dapat digunakan dengan berbagai model, termasuk OpenAI, OpenRouter, Groq API, atau server lokal yang mendukung input gambar. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih layanan AI yang mereka inginkan.

Namun, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi. Riddle saat ini hanya dapat dipasang di reMarkable Paper Pro yang telah diatur dalam mode developer, menggunakan launcher khusus, dan telah diuji pada versi reMarkable OS 3.26 hingga 3.27. Proses instalasi ini memerlukan akses root, sehingga ada risiko fitur ini tidak berjalan dengan baik di perangkat atau versi sistem yang berbeda. Oleh karena itu, pengguna harus melakukan instalasi ini dengan penuh tanggung jawab.

Reaksi komunitas terhadap demo yang diunggah oleh Rivest sangat positif. Banyak pengguna yang terkesan dengan efek yang dihasilkan, merasa seolah-olah sihir benar-benar ada dalam interaksi tersebut. Beberapa dari mereka bahkan berharap agar reMarkable dapat menjadikan konsep ini sebagai fitur resmi di perangkat generasi mendatang.

Menariknya, Riddle bukanlah satu-satunya proyek yang sedang dikerjakan oleh Rivest. Ia juga sedang mengembangkan fitur interaktif lainnya, seperti Marauder’s Map, yang terinspirasi dari dunia Harry Potter. Rivest menyatakan bahwa proyek ini baru memasuki “bab pertama” dan akan terus dikembangkan di masa mendatang.

Inovasi ini menunjukkan bagaimana teknologi AI dapat membawa elemen-elemen dari dunia fiksi menjadi kenyataan, menciptakan pengalaman yang tidak hanya menarik, tetapi juga menggugah imajinasi. Dengan Buku Harian Voldemort jadi nyata berkat AI, penggemar Harry Potter dapat merasakan keajaiban yang sebelumnya hanya ada dalam buku dan film.

Related Post

Tinggalkan komentar