6 Juli 2026

OnePlus dan Realme: Era Baru ColorOS Dimulai Dengan Pensiunnya OxygenOS dan Realme UI

Penulis

Reksya Reksya Khairulanwar

OnePlus dan Realme: Era Baru ColorOS Dimulai Dengan Pensiunnya OxygenOS dan Realme UI
OnePlus dan Realme: Era Baru ColorOS Dimulai Dengan Pensiunnya OxygenOS dan Realme UI

Hesti.id – 06 Juli 2026 | Lanskap industri smartphone global tengah bersiap menghadapi perubahan besar. OxygenOS dan Realme UI pensiun semua HP OnePlus-Realme bakal pakai ColorOS. Raksasa teknologi OPPO dilaporkan tengah merencanakan penggabungan ekosistem perangkat lunak untuk sub-merek ponsel mereka. Jika spekulasi ini benar, maka pengguna akan menyaksikan penutupan era OxygenOS dan Realme UI secara permanen.

Dalam upaya konsolidasi, semua produk ponsel cerdas dari OnePlus dan Realme di masa depan akan mengadopsi sistem operasi ColorOS. Langkah ini diambil untuk meningkatkan efisiensi manajemen internal dan menyatukan operasional bisnis di bawah satu komando. Di beberapa pasar utama seperti India, penggabungan fasilitas pusat layanan telah mulai terlihat, memperkuat langkah integrasi ini.

Keputusan ini didorong oleh kebutuhan untuk mengoptimalkan biaya penelitian dan pengembangan (R&D). Selama bertahun-tahun, OPPO harus menanggung biaya tinggi untuk pemeliharaan tiga jenis perangkat lunak. Dengan kesamaan yang semakin tinggi dalam basis kode ketiga sistem operasi tersebut, penyatuan menjadi langkah yang logis.

Proses transisi ini bukanlah hal baru bagi perusahaan, karena pada tahun 2021, Pete Lau, petinggi produk OnePlus, telah mengumumkan penyatuan kode sumber antara OxygenOS dan ColorOS. Jadi, keputusan untuk menghentikan penggunaan nama OxygenOS dan Realme UI pada produk mendatang merupakan puncak dari rencana jangka panjang yang sempat tertunda.

Bagi penggemar gadget, kabar ini tentunya mengecewakan. OxygenOS telah menjadi identitas penting bagi OnePlus sejak peluncuran pertamanya pada tahun 2014. Karakteristik seperti penggunaannya yang ringan, bersih, dan sangat mendekati Android murni telah menjadi daya tarik utama. Seiring dengan berjalannya waktu, meski karakteristik ini mulai memudar, nama OxygenOS masih menjadi simbol diferensiasi produk OnePlus dari OPPO.

Perubahan ini jelas akan menghapus batasan yang membedakan produk OnePlus di mata konsumen kelas atas. Di sisi lain, pengguna Realme diperkirakan tidak akan merasakan perubahan signifikan, karena antarmuka mereka sudah memiliki banyak kesamaan dengan ColorOS.

Kesatuan ekosistem digital di bawah ColorOS menunjukkan bahwa efisiensi finansial dan kecepatan distribusi pembaruan kini menjadi prioritas utama pabrikan. Meskipun langkah ini berpotensi mengorbankan keunikan produk, tindakan ini dianggap realistis untuk bersaing di pasar yang semakin ketat.

Publik kini menunggu pernyataan resmi dari masing-masing korporasi untuk memastikan masa depan platform digital ini. Apakah perubahan ini akan mempengaruhi kinerja ponsel? Secara teori, tidak selalu, karena optimasi performa bergantung pada manajemen RAM harian sistem. Namun, sistem baru ini mungkin akan memperkenalkan lebih banyak fitur dan perubahan visual yang mungkin terasa asing bagi pengguna yang menyukai tampilan minimalis.

Saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai kapan kebijakan penghapusan OxygenOS dan Realme UI akan diimplementasikan. Jika rumor terbukti akurat, perubahan ini diperkirakan akan berlaku pada jajaran ponsel terbaru yang dirilis akhir tahun ini atau awal tahun mendatang. Pengguna ponsel OnePlus dan Realme model lama kemungkinan akan mendapatkan pembaruan secara bertahap, tergantung pada dukungan yang masih ada.

Related Post

Tinggalkan komentar