Hesti.id – 03 Juli 2026 | Timnas Jepang bersiap menghadapi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, di mana JFA (Asosiasi Sepak Bola Jepang) berencana untuk memperpanjang kontrak pelatih Hajime Moriyasu. Keberanian ini muncul setelah Jepang tersingkir di babak 32 besar Piala Dunia 2026, di mana mereka kalah dari Brasil dengan skor 1-2. Meskipun demikian, penampilan Jepang di turnamen tersebut tetap mengesankan, membawa harapan tinggi untuk kembalinya kejayaan di level Asia.
Dalam pertandingan melawan Brasil yang berlangsung di Houston, Texas, Jepang tampil penuh semangat dan berhasil mencetak gol pertama lewat Kaoru Sano pada menit ke-29. Namun, Brasil menunjukkan kekuatan mereka dengan berhasil membalikkan keadaan. Pelatih Carlo Ancelotti dari Brasil melakukan perubahan strategis yang efektif, dan Brasil pun berhasil mencetak dua gol tambahan, memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya.
Dengan hasil tersebut, Jepang kini memiliki misi besar di Piala Asia 2027. Pengamat sepak bola, Gita Suwondo, menilai Jepang akan datang dengan motivasi tinggi untuk membuktikan diri setelah kegagalan di Piala Dunia. Mereka tergabung dalam Grup F bersama Indonesia, Qatar, dan Thailand, dan diharapkan dapat menunjukkan performa terbaiknya untuk kembali menjadi penguasa sepak bola Asia.
Baca juga:
Jepang tidak hanya ingin lolos dari fase grup, tetapi juga memperlihatkan perkembangan yang signifikan dalam permainan. Sejak beberapa tahun terakhir, Jepang telah menjadi kekuatan yang diakui di Asia, bahkan berhasil menaklukkan tim-tim besar Eropa seperti Jerman dan Spanyol. Dengan potensi dan pengalaman yang dimiliki, mereka diharapkan mampu memberikan tekanan pada Indonesia dalam laga perdana di Piala Asia 2027.
Menariknya, Hajime Moriyasu, pelatih yang memimpin Jepang selama Piala Dunia 2026, juga dikabarkan akan diperpanjang kontraknya oleh JFA. Ini menunjukkan kepercayaan federasi terhadap kemampuannya meskipun hasil di Piala Dunia tidak sesuai harapan. Moriyasu dinilai memiliki visi yang jelas untuk tim dan berpotensi besar dalam membangun kembali kekuatan Jepang di pentas internasional.
Keisuke Honda, legenda sepak bola Jepang, juga menyuarakan ketertarikan untuk menggantikan Moriyasu jika diperlukan. Namun, dengan JFA yang berencana untuk memperpanjang kontrak Moriyasu, tampaknya Honda harus menunggu kesempatan lain untuk menjadi pelatih timnas.
Bagi Timnas Indonesia, pertemuan dengan Jepang akan menjadi tantangan besar. Indonesia harus mewaspadai motivasi tinggi yang dibawa Jepang setelah kegagalan di Piala Dunia. Mereka harus mampu bertahan dan mencari peluang untuk mencetak gol, meskipun Jepang diperkirakan akan tampil agresif dan mendominasi permainan.
Secara keseluruhan, Piala Asia 2027 akan menjadi ajang yang sangat menarik, di mana Jepang bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan dan membuktikan bahwa mereka masih merupakan salah satu tim terbaik di Asia. Pertandingan melawan Timnas Indonesia akan menjadi pembuktian awal bagi mereka untuk memulai perjalanan itu.











