Hesti.id – 03 Juli 2026 | Pemain PlayStation 4 dan 5 akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati weekend multiplayer gratis pada tanggal 3 hingga 5 Juli 2026. Namun, pengumuman ini datang di tengah kritik tajam dari komunitas gamers setelah Sony mengumumkan masa depan digital di mana semua game akan tersedia tanpa disk mulai tahun 2028.
Dengan weekend gratis ini, Sony berharap dapat memberikan sedikit hiburan kepada para pemain yang mungkin merasa kecewa dengan keputusan mereka. Namun, banyak yang melihat langkah ini sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari berita buruk yang baru saja dirilis. “Online selalu gratis di PC,” tulis salah satu pengguna di media sosial, mengekspresikan rasa frustrasi mereka.
Keputusan untuk menghentikan dukungan terhadap disk fisik dianggap sebagai langkah ke arah monopoli digital yang semakin ketat. Pemain merasa bahwa dengan adanya kebijakan ini, mereka akan kehilangan hak untuk memiliki game yang mereka beli. Menurut mereka, tawaran weekend gratis ini tidak lebih dari sekadar gimmick untuk meredakan kemarahan publik.
Baca juga:
Dalam konteks yang lebih luas, minggu ini juga menandai momen penting untuk dunia esports. ONIC Esports, organisasi esports terkemuka di Indonesia, memberikan sinyal kuat untuk berkolaborasi dengan Ninjas in Pyjamas (NIP), sebuah tim esports terkenal asal Swedia. Teaser yang beredar menunjukkan logo ONIC berdampingan dengan logo NIP, mengindikasikan kerjasama yang akan diumumkan pada tanggal 4 Juli 2026. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan eksposur ONIC di pasar Eropa dan memberikan peluang baru bagi NIP di cabang Mobile Legends.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi kedua organisasi menjelang Esports World Cup (EWC) 2026, yang akan berlangsung dalam waktu dekat. EWC 2026 sendiri diharapkan menjadi ajang puncak bagi tim-tim esports di seluruh dunia, termasuk dalam kategori Mobile Legends di mana ONIC dikenal memiliki tim yang sangat kuat.
Di sisi lain, S8UL Esports dari India juga telah memastikan tempat mereka di EWC 2026 setelah berhasil meraih posisi kedua di turnamen Free Fire Max. Dengan pencapaian ini, mereka siap bersaing di tingkat internasional dan mendapatkan pengakuan lebih luas di arena esports global.
Secara keseluruhan, meskipun weekend multiplayer gratis dari Sony mungkin tampak menarik, banyak pemain yang meragukan niat di baliknya. Ini adalah waktu yang rumit bagi gamer saat mereka berusaha beradaptasi dengan perubahan besar dalam industri. Di tengah semua ini, kerjasama antar organisasi esports seperti yang dilakukan ONIC dan NIP menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menjadi kunci untuk memperkuat daya saing di pasar global.











