Hesti.id – 30 Juni 2026 | Perjuangan untuk melestarikan hutan bawah laut Australia menjadi perhatian utama para ilmuwan dan peneliti. Hutan rumput laut yang membentuk Great Southern Reef, yang membentang lebih dari 8.000 km di sepanjang pantai selatan Australia, bukan hanya sekadar keindahan alam, tetapi juga ekosistem yang vital untuk berbagai spesies laut dan perekonomian lokal.
Di bawah permukaan laut, hutan rumput laut ini menjadi rumah bagi beragam makhluk hidup seperti naga laut, lobster batu, dan sotong raksasa. Dengan lebih dari 1.500 spesies rumput laut, ekosistem ini menyumbang miliaran dolar bagi perekonomian setiap tahunnya. Sayangnya, hutan bawah laut ini menghadapi ancaman serius akibat pemanasan suhu laut yang ekstrim.
Hutan rumput laut memiliki peran krusial dalam menjaga keanekaragaman genetik makhluk laut. Spesies dengan keragaman genetik yang tinggi lebih mampu beradaptasi terhadap perubahan, seperti suhu yang lebih tinggi. Namun, hilangnya populasi lokal dapat menghilangkan gen unik yang sangat penting bagi kelangsungan spesies tersebut.
Baca juga:
Contoh nyata dari perjuangan untuk melestarikan hutan bawah laut Australia adalah program restorasi Crayweed. Crayweed coklat keemasan, yang dulunya melimpah di sepanjang pantai Sydney, mengalami penurunan drastis akibat polusi limbah pada tahun 1980-an. Upaya untuk menanam kembali spesies ini melalui Operasi Crayweed selama 14 tahun terakhir telah membuahkan hasil dengan kembalinya populasi mandiri, termasuk hutan Yanggaa di Pantai Coogee.
Namun, restorasi saja mungkin tidak cukup. Penelitian menunjukkan bahwa beberapa individu udang karang memiliki keragaman genetik yang unik dan lebih siap untuk menghadapi perubahan suhu. Oleh karena itu, menanam benih dari individu-individu ini di populasi yang lebih rentan dapat meningkatkan peluang bertahan hidup mereka.
Untuk mendukung perjuangan ini, penggunaan bank benih dan kriopreservasi menjadi sangat penting. Meskipun ribuan spesies tanaman darat telah berhasil dilestarikan, spesies rumput laut yang mengandalkan reproduksi seksual seperti fucoids memerlukan metode yang lebih canggih. Kriopreservasi memungkinkan penyimpanan bahan reproduksi pada suhu sangat rendah, sehingga dapat digunakan di masa depan.
Australia telah memiliki koleksi budidaya alga yang mengesankan dan menjadi pemimpin global dalam cryobanking karang. Namun, untuk spesies rumput laut, kita perlu mengembangkan metode pelestarian yang efektif. Ini melibatkan pemilihan spesies dan populasi yang tepat serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat lokal.
Perjuangan untuk melestarikan hutan bawah laut Australia bukan hanya tentang menjaga keindahan alam, tetapi juga tentang melindungi keanekaragaman hayati yang sangat berharga. Dengan tindakan yang tepat, kita dapat memberikan harapan bagi kelangsungan Great Southern Reef dan semua kehidupan yang bergantung padanya.











