Hesti.id – 24 Juni 2026 | Marc Márquez baru saja memperbarui kontraknya dengan Ducati untuk dua musim ke depan, hingga akhir 2028. Langkah ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pembalap utama di tim Ducati Lenovo. Menariknya, Ducati langsung mengumumkan keputusan strategis lainnya dengan mengonfirmasi bahwa Pecco Bagnaia akan meninggalkan tim setelah musim ini.
Sebagai gantinya, Ducati memperkenalkan Pedro Acosta, pembalap muda yang sangat berpotensi, untuk bergabung dengan Marc Márquez mulai 2027. Acosta, yang baru berusia 22 tahun, telah menunjukkan kemampuan luar biasa dengan menjadi juara dunia Moto3 pada 2021 dan Moto2 pada 2023. Ia juga meraih gelar ‘Rookie of the Year’ di MotoGP pada 2024 dan telah mencetak beberapa podium sejak debutnya di kelas utama.
Keputusan Ducati untuk merekrut Acosta adalah langkah yang sangat strategis, mengingat potensi besar yang dimilikinya. Dengan Marc Márquez yang masih dalam performa terbaiknya, duo ini diyakini akan membawa Ducati kembali ke puncak kesuksesan di MotoGP. CEO Ducati, Claudio Domenicali, menyambut baik kedatangan Acosta dan yakin bahwa pembalap muda ini akan membawa semangat baru dan persaingan yang ketat di dalam tim.
Baca juga:
Dengan konfirmasi ini, persaingan di MotoGP musim depan diprediksi akan semakin sengit. Marc Márquez dan Pedro Acosta, dengan kekuatan dan pengalaman mereka, akan menjadi salah satu pasangan pembalap terkuat di grid. Sementara itu, Pecco Bagnaia yang pindah ke Aprilia juga diyakini akan membawa tantangan baru bagi pembalap-pembalap lainnya.
Kedatangan Acosta ke Ducati juga menandai babak baru dalam sejarah tim ini. Dengan kombinasi antara pengalaman Marc Márquez dan bakat muda Pedro Acosta, Ducati berharap dapat kembali merebut gelar juara dunia yang telah mereka raih sebelumnya. Pertanyaan yang kini mengemuka adalah, bagaimana duo ini akan berperforma di musim depan dan apakah mereka dapat memenuhi harapan besar yang dibebankan kepada mereka.











