Review DJI Agras T55 Spesifikasi Fitur dan Teknologi Unggulannya

Hesti.id – 23 Juli 2026 | DJI kembali menggebrak sektor agrikultur dengan peluncuran DJI Agras T55 pada awal Juli 2026. Drone ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan efisiensi pada industri pertanian skala menengah hingga besar melalui integrasi teknologi mutakhir.

Review DJI Agras T55 spesifikasi fitur dan teknologi unggulannya menunjukkan bahwa perangkat ini bukan sekadar drone penyemprot biasa. Ia merupakan platform multifungsi yang mampu melakukan berbagai pekerjaan lapangan secara presisi dan aman.

Spesifikasi Teknis DJI Agras T55

Secara teknis, DJI Agras T55 menawarkan performa tangguh dengan kapasitas muatan yang signifikan. Berikut adalah rincian spesifikasi utamanya:

  • Dimensi Terbuka: 3.190 x 3.570 x 934 mm
  • Dimensi Dilipat: 1.120 x 896 x 934 mm
  • Berat Drone: 45 kg (dengan baterai DB1050) hingga 48,4 kg (dengan baterai DB1580)
  • Kapasitas Tangki Semprot: 50 kg
  • Sistem Penyemprotan: 2 nozzle standar atau 4 nozzle opsional
  • Laju Aliran: 40-50 liter per menit
  • Ukuran Butiran: 50 hingga 500 mikrometer
  • Ketahanan Angin: Maksimal 6m/s
  • Radius Terbang: Maksimal 2 kilometer

Platform Multifungsi untuk Berbagai Kebutuhan

Salah satu alasan mengapa drone ini sangat krusial bagi sektor agraris adalah fleksibilitas operasionalnya. Pengguna tidak perlu membeli banyak perangkat berbeda karena satu unit DJI Agras T55 bisa menjalankan tiga misi utama: penyemprotan cairan, penebaran material padat, hingga pengangkutan beban.

Untuk kebutuhan logistik di lahan, drone ini dapat dipasangkan dengan DL100 Lifting System. Sistem pengangkat ini mampu memindahkan beban hingga 40 kilogram menggunakan kabel yang bisa diatur panjangnya antara 10 hingga 15 meter. Kemampuan ini sangat membantu dalam memindahkan peralatan atau perlengkapan di area pertanian yang luas.

Baca Juga  Tamron 12-20mm F2 8 Lensa Ultra Lebar Sony dan Nikon

Keamanan Maksimal dengan Sensor Canggih

Keamanan menjadi prioritas utama dalam pengembangan DJI Agras T55. Drone ini dilengkapi dengan kombinasi radar dan sistem tiga kamera yang memberikan cakupan pandangan sangat luas, yakni 360 derajat secara horizontal dan 180 derajat secara vertikal.

Teknologi ini memungkinkan drone mendeteksi rintangan seperti pohon, tiang, atau bangunan dari jarak hingga 60 meter. Bahkan saat terbang dengan kecepatan 13,8 meter per detik, sistem keamanan tetap mampu bekerja secara responsif untuk menghindari tabrakan dan menjaga jarak aman sekitar 2,5 meter setelah drone berhenti stabil.

Efisiensi Penebaran Benih dan Pupuk

Bagi petani yang membutuhkan penyebaran benih atau pupuk, DJI Agras T55 menyediakan sistem DS80L Spreading System. Wadah ini memiliki volume 80 liter dengan kapasitas muatan material hingga 55 kilogram, sehingga meminimalisir waktu henti untuk pengisian ulang.

Proses penebaran menggunakan mekanisme ulir yang mengalirkan material ke piringan sentrifugal. Kecepatan penebarannya sangat impresif, mencapai 400 kilogram per menit dengan lebar kerja efektif antara 3 hingga 10 meter. Pengguna juga bisa menyesuaikan jenis material, mulai dari benih padi, gandum, hingga insektisida butiran, tergantung pada diameter ulir yang digunakan.

Kapasitas Semprot Besar dan Desain Ergonomis

Dalam hal penyemprotan, tangki berkapasitas 50 liter memastikan cakupan area yang lebih luas dalam sekali terbang. Pengaturan nozzle yang fleksibel memungkinkan pengaturan lebar semprotan antara 4 hingga 11 meter, memberikan kontrol penuh atas distribusi cairan pada tanaman.

Dari sisi desain, DJI memahami kebutuhan mobilitas di lapangan. Bodi drone ini dirancang ringan dan ringkas dengan tambahan pegangan baru yang memudahkan satu orang operator untuk mengangkat dan memindahkannya ke dalam kendaraan. Pengoperasiannya pun sangat nyaman berkat DJI RC Plus 2 AG yang memiliki layar sentuh 7 inci dengan tingkat kecerahan tinggi mencapai 1.400 nit, sehingga tetap jelas terlihat meski di bawah sinar matahari terik.

Baca Juga  Tamron 12-20mm F2 8 Lensa Ultra Lebar Sony dan Nikon

Dukungan baterai juga tidak main-main. Menggunakan teknologi Onboard Battery Heat Sink, performa baterai tetap terjaga meski suhu lingkungan sedang panas. Baterai DB1050 bahkan bisa diisi ulang dari 30% ke 95% hanya dalam waktu sekitar 8 hingga 9 menit saja, membuat siklus kerja di lahan menjadi jauh lebih cepat dan produktif.

Tinggalkan komentar