Hesti.id – 08 Juli 2026 | Wasted Kaspersky Endus Scam Pre-Order GTA VI Jangan Sampai Dompet Gadgeteers Kena Begal Siber! Halo, Gadgeteers! Siapa yang sudah tidak sabar untuk merusuh dan menjelajahi kembali Vice City? Antusiasme para gamer di seluruh dunia melonjak sejak sistem pemesanan awal (pre-order) game legendaris ini dibuka pada tanggal 25 Juni lalu. Namun, penting untuk diingat bahwa keinginan untuk segera bermain bisa berakibat fatal bagi keuangan Anda jika tidak hati-hati menghadapi penjahat siber!
Riset terbaru dari Kaspersky pada tanggal 6 Juli 2026 memberikan peringatan tegas. Para penjahat siber berusaha memanfaatkan momen euforia pre-order Grand Theft Auto (GTA) VI sebagai umpan untuk melakukan tindakan kriminal. Mari kita bahas modus operandi mereka dan beberapa tips untuk menghindari jebakan ini.
Modus Operandi Penipuan
- Toko Online Palsu: Penipuan ini biasanya berupa website yang tampak mirip dengan situs resmi dari Rockstar Games atau PlayStation Store. Dengan menampilkan trailer resmi dan gambar menarik, mereka berusaha meyakinkan para gamer. Sayangnya, setelah mengklik tombol ‘Pre-order Now’, Anda akan diminta untuk mengisi data pribadi yang sensitif, termasuk detail kartu kredit. Akibatnya, uang di rekening Anda bisa langsung habis dan informasi pribadi Anda bisa bocor ke pihak yang tidak bertanggung jawab.
- Akses “Beta Test” Palsu: Para penipu tahu betul bahwa gamer sangat tertarik dengan bocoran game. Mereka menyebarkan video tutorial di media sosial yang mengklaim dapat memberikan akses ke file ‘GTA VI beta’. Namun, ketika Anda mengklik untuk mengunduh, yang Anda dapatkan adalah malware yang bisa merusak perangkat dan mencuri data pribadi Anda.
- Token Kripto Palsu: Selain mengincar uang tunai, penipu juga menyasar para penggemar aset kripto. Mereka membuat situs yang menawarkan token kripto palsu dengan nama mirip game tersebut. Dengan iming-iming keuntungan, mereka dapat menguras dompet digital Anda dengan mudah.
Peringatan dari Kaspersky
Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior di Kaspersky, mengingatkan bahwa para penyerang ini memanfaatkan antusiasme dan ketidaksabaran gamer untuk menurunkan kewaspadaan. Kewaspadaan yang rendah bisa membuat Anda menjadi korban penipuan. Oleh karena itu, jangan mudah terpengaruh oleh tawaran yang tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Baca juga:
Tips Menghindari Penipuan
Agar hasrat gaming Anda tidak berujung pada kerugian, berikut adalah beberapa tips dari Kaspersky untuk menghindari “begal” siber:
- Belanja di Situs Resmi: Pastikan Anda melakukan pembelian hanya melalui platform resmi. Selalu periksa URL dan pastikan ejaannya benar.
- Hati-hati dengan Unduhan: Jangan sembarangan mengunduh file dari sumber yang tidak jelas. Pastikan untuk memverifikasi keaslian sebelum mengklik.
- Amankan Pembayaran: Gunakan metode pembayaran yang aman, seperti kartu prabayar, saat melakukan transaksi online.
- Gunakan Solusi Keamanan: Install perangkat lunak keamanan yang dapat melindungi Anda dari phishing dan malware.
- Aktifkan 2FA: Gunakan otentikasi dua faktor pada akun game dan aplikasi keuangan Anda untuk meningkatkan keamanan.
Jadi, Gadgeteers, apakah Anda masih tergoda dengan iming-iming pre-order murah atau akses beta dari situs yang tidak jelas? Ingat, game-nya belum rilis, jangan sampai tabungan Anda yang kehabisan terlebih dahulu!
Bagikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah dan jangan lupa untuk membagikan artikel ini kepada teman-teman gaming Anda agar mereka juga waspada!











