7 Juli 2026

Iran Ancaman Keras AS dan Israel Saat Pemakaman Khamenei

Iran Ancaman Keras AS dan Israel Saat Pemakaman Khamenei
Iran Ancaman Keras AS dan Israel Saat Pemakaman Khamenei

Hesti.id – 07 Juli 2026 | Teheran, Iran – Iran ancam AS dan Israel jelang pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, siapkan balasan keras jika mengganggu. Prosesi pemakaman mantan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang berlangsung di Teheran, tidak hanya menjadi momen bersejarah, tetapi juga menjadi panggung bagi pernyataan tegas dari pemerintah Iran terhadap ancaman luar. Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, melontarkan ancaman kepada pemimpin Iran saat prosesi pemakaman berlangsung, menegaskan bahwa Israel tidak akan membiarkan siapa pun menjalankan rencana untuk menghancurkan negaranya.

Pernyataan ketegasan ini datang setelah kematian Khamenei yang diakui oleh Katz sebagai hasil dari operasi militer Israel. “Khamenei, yang pemakamannya sedang berlangsung saat ini, telah dilenyapkan oleh Israel karena dia memprakarsai dan memimpin rencana penghancuran Israel,” ungkap Katz. Ia juga menyatakan bahwa Israel dan Amerika Serikat telah berhasil mengurangi ancaman yang dihadapi negaranya dan melemahkan kemampuan strategis Iran.

Sementara itu, jenderal Iran, Ali Abdollahi, memperingatkan kedua negara tersebut untuk tidak mengganggu prosesi pemakaman. Ia menegaskan bahwa Iran akan memberikan respons keras jika ada serangan yang dilakukan. “Kami memperingatkan musuh-musuh Iran, khususnya AS dan rezim Zionis, untuk menghindari kesalahan perhitungan dan mempertimbangkan pembalasan keras yang akan dilakukan angkatan bersenjata kami terhadap setiap ancaman dan agresi yang ditujukan kepada negara kami,” kata Abdollahi.

Di tengah ketegangan ini, ribuan pelayat mulai memadati jalan-jalan di Teheran sejak pagi hari untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Khamenei. Prosesi yang diperkirakan berlangsung selama 10 hingga 12 jam ini melewati sejumlah lokasi penting di ibu kota, termasuk kompleks Grand Mosalla, tempat jenazah Khamenei disemayamkan selama dua hari.

Delegasi dari berbagai negara, termasuk Rusia, China, dan Pakistan, hadir untuk memberikan penghormatan, menunjukkan bahwa pemakaman ini memiliki dimensi diplomatik yang lebih luas. Prosesi pemakaman ini bukan hanya sekadar acara keagamaan, tetapi juga berfungsi sebagai platform untuk mengekspresikan posisi Iran dalam geopolitik regional.

Dalam konteks ini, Iran ancam AS dan Israel jelang pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, siapkan balasan keras jika mengganggu, menunjukkan bahwa meskipun ada dampak dari kematian Khamenei, Iran tetap tegas dalam sikapnya terhadap negara-negara yang dianggap sebagai musuh. Pemakaman Khamenei yang dijadwalkan akan berlanjut ke kota suci Qom dan tempat-tempat penting lainnya menunjukkan bahwa tradisi dan politik Iran saling terkait erat.

Ketegangan ini diperkirakan akan terus berlanjut di tengah upaya Iran untuk menguatkan posisinya di kawasan dan memperingatkan musuh-musuhnya bahwa mereka siap menghadapi segala jenis agresi. Dengan berbagai pernyataan yang keluar baik dari pihak Iran maupun Israel, prosesi pemakaman ini menjadi simbol dari konflik yang lebih besar di Timur Tengah.

Related Post

Tinggalkan komentar