Hesti.id – 09 Juli 2026 | Godox, merek yang dikenal luas dalam industri pencahayaan, baru saja meluncurkan produk terbarunya yang menarik perhatian banyak orang, yaitu Godox C100. Kamera compact ini memiliki desain yang tidak biasa dan terinspirasi oleh iPod Classic, serta dilengkapi dengan viewfinder transparan, menjadikannya sebagai salah satu inovasi menarik di dunia fotografi.
Desain Godox C100 terlihat sangat berbeda dari kamera digital konvensional. Dengan viewfinder yang sepenuhnya transparan, pengguna dapat melihat informasi penting seperti kapasitas baterai, mode pemotretan, dan pengaturan eksposur dengan jelas. Garis pembatas area foto pada sudut-sudut layar juga membantu pengguna dalam membidik objek dengan lebih presisi.
Dalam hal spesifikasi, Godox C100 mendukung pengambilan gambar dan perekaman video dengan beberapa pilihan rasio aspek, termasuk 1:1, 3:2, 4:3, dan format widescreen 16:9. Meskipun ukurannya yang kecil, kamera ini tidak memiliki memori internal, sehingga pengguna harus menggunakan kartu microSD dengan kapasitas maksimum 128 GB untuk menyimpan foto dan video.
Baca juga:
Walaupun tidak dilengkapi dengan konektivitas nirkabel seperti WiFi atau Bluetooth, Godox C100 memiliki port USB-C di bagian bawah yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer file langsung ke smartphone atau laptop, serta berfungsi sebagai colokan pengisi daya. Meskipun detail teknis mengenai resolusi gambar dan jenis sensor belum diungkapkan, Godox mengklaim baterai pada C100 dapat bertahan selama lebih dari 1,5 jam untuk merekam video secara terus-menerus.
Salah satu keunggulan utama Godox C100 adalah bobotnya yang hanya 65 gram, membuatnya sangat ringan dan mudah dibawa ke mana saja. Dengan desain retro-minimalis, kamera ini hanya memiliki empat tombol fisik utama untuk pengoperasian yang sederhana. Slot microSD dan port USB-C juga disembunyikan di bagian bawah untuk menjaga estetika bodi tetap bersih dan menarik.
Lebih dari sekadar kamera, Godox C100 juga memiliki fitur unik yaitu dapat berfungsi sebagai light meter atau alat pengukur intensitas cahaya. Dengan menekan satu tombol khusus, pengguna dapat mengetahui kondisi pencahayaan di sekitar dan mengatur eksposur dengan tepat. Fitur ini sangat berguna bagi fotografer yang sering menggunakan kamera analog yang tidak memiliki alat pengukur cahaya internal.
Untuk harga, Godox C100 dijual di pasar China dengan harga terjangkau, yaitu 199 Yuan, setara dengan sekitar Rp 530.678. Saat ini, produk ini baru tersedia di pasar domestik China, namun ada kemungkinan akan segera diluncurkan secara internasional, termasuk di Indonesia, mengingat jaringan distribusi global Godox yang sudah sangat luas.
Menunggu kehadiran Godox C100 di pasar internasional tentu menjadi hal yang menarik bagi para penggemar fotografi. Dengan desain yang unik dan fungsionalitas yang menarik, kamera ini berpotensi menjadi aksesori fesyen yang tidak hanya digunakan untuk mengambil gambar, tetapi juga sebagai alat bantu dalam dunia fotografi profesional.











