
Hesti.id – 19 Juli 2026 | Berbagai atlet dan penggemar lari kini dihadapkan pada dua pilihan smartwatch unggulan, Coros Pace 4 dan Garmin Forerunner 170, yang keduanya menawarkan fitur GPS canggih, data kesehatan lengkap, serta mode olahraga yang beragam. Perbandingan ini penting bagi siapa saja yang mencari perangkat dengan kinerja terbaik di tahun 2026.
Perusahaan teknologi olahraga telah meluncurkan model terbaru mereka: Coros Pace 4 hadir dengan desain ringkas dan baterai tahan lama, sementara Garmin Forerunner 170 menonjolkan integrasi ekosistem Garmin serta dukungan ANT+. Keduanya berkompetisi di segmen smartwatch lari, menjanjikan performa tinggi dan kenyamanan pengguna.
Dimensi dan berat menjadi faktor penting bagi kenyamanan saat berlari. Coros Pace 4 sedikit lebih tipis, namun beratnya tergantung pada strap yang dipilih. Garmin Forerunner 170 memiliki bobot rata-rata, menjadikannya pilihan yang seimbang antara ketebalan dan beban.
Bahan konstruksi mempengaruhi daya tahan. FRP pada bezel keduanya menawarkan kekuatan ekstra, sementara kaca mineral memberikan perlindungan terhadap goresan. Strap silikon/nylon pada Pace 4 memberikan fleksibilitas, sedangkan strap silikon pada Forerunner 170 lebih fokus pada kenyamanan kulit.
Layar AMOLED berukuran 1,2 in menawarkan kontras tinggi dan visibilitas di bawah sinar matahari. Fitur always‑on pada kedua perangkat memungkinkan pemantauan data tanpa menyalakan layar penuh, yang membantu menghemat daya.
Pengontrolan berbeda menunjukkan filosofi desain masing-masing. Pace 4 menggunakan kombinasi tombol digital dan analog, memberikan nuansa modern. Forerunner 170 mengandalkan 5 tombol fisik, memudahkan navigasi cepat tanpa mengandalkan layar sentuh.
Konektivitas tidak hanya mencakup Bluetooth, namun Forerunner 170 juga menawarkan ANT+ yang memungkinkan sinkronisasi dengan perangkat pelatihan lain. Hal ini memberi keuntungan bagi pelatih atau atlet yang menggunakan perangkat pelacakan tambahan.
Ketahanan air 5 ATM memastikan keduanya dapat menahan aktivitas di luar ruangan, termasuk hujan ringan atau basah. Rentang suhu kerja yang luas memastikan performa stabil di berbagai kondisi iklim.
Baterai merupakan faktor kunci. Pace 4 menawarkan masa pakai hingga 19 hari dengan mode AOD, serta 41 jam GPS. Garmin Forerunner 170 tidak secara eksplisit menyebutkan masa pakai, namun berdasarkan spesifikasi serupa di seri sebelumnya, estimasi sekitar 15‑20 hari.
Perbandingan ini memberi panduan bagi pelari profesional maupun amatir untuk memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Kinerja GPS, ketahanan, dan integrasi aplikasi menjadi pertimbangan utama. Bagi pengguna yang membutuhkan data kesehatan komprehensif, Garmin Forerunner 170 menawarkan integrasi ekosistem Garmin yang luas, termasuk pelacakan tidur, stres, dan nutrisi.
Di sisi lain, Coros Pace 4 menonjolkan keunggulan daya tahan baterai, yang sangat menguntungkan bagi pelari maraton atau event endurance. Desain ringkas dan kontrol intuitif juga menarik bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan dan estetika minimalis.
Pilihan akhir sering kali tergantung pada preferensi pribadi: apakah lebih mengutamakan integrasi aplikasi dan data kesehatan mendalam, atau prioritas pada daya tahan dan desain ringan.
Selain itu, harga menjadi faktor penting. Walaupun tidak disebutkan secara eksplisit dalam data, kedua merek biasanya menyesuaikan harga dengan fitur dan kualitas yang ditawarkan.
Kesimpulannya, baik Coros Pace 4 maupun Garmin Forerunner 170 menawarkan keunggulan masing-masing, dan keputusan akhir harus didasarkan pada kebutuhan spesifik pengguna, baik dalam hal performa, kenyamanan, maupun integrasi data.