Jumat, 17 Jul 2026
Home
Search
Menu
Share
More
Mayhew Judas Manuia pada Uncategorized
16 Jul 2026 18:59 - 2 menit reading

Transformasi Hijau TPK Banjarmasin dan TPK Bitung Raih Penghargaan GSPI 2026

Hesti.id – 16 Juli 2026 | Terminal Peti Kemas (TPK) Banjarmasin dan TPK Bitung berhasil meraih penghargaan Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya transformasi menuju pelabuhan berkelanjutan yang telah dilakukan kedua terminal tersebut.

Apa yang Terjadi?

PT Pelindo Terminal Petikemas (Pelindo TPK) mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan GSPI ASRI 2026 untuk TPK Banjarmasin dan TPK Bitung. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan sepanjang 2025, menilai berbagai aspek seperti manajemen, teknis kepelabuhanan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), lingkungan, energi, dan digitalisasi layanan.

Fakta Penting

  • TPK Banjarmasin dan TPK Bitung dinilai telah memenuhi kriteria penerapan green and smart port.
  • Penghargaan GSPI ASRI 2026 bertujuan untuk mendorong transformasi pelabuhan menjadi lebih aman, sehat, resik, dan indah.
  • Pelabuhan berperan penting dalam menjaga kelancaran sistem logistik nasional, terutama distribusi pangan.

Penjelasan Lengkap

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan pentingnya peran pelabuhan dalam sistem logistik nasional. Pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai lokasi bongkar muat, tetapi juga sebagai simpul utama yang menghubungkan sentra produksi, kawasan industri, pusat distribusi, hingga daerah konsumsi. Dengan pengelolaan pelabuhan yang baik, kelancaran pasokan, penekanan disparitas harga, dan ketahanan pangan nasional dapat terjaga.

Dudy Purwagandhi, Menteri Perhubungan, juga mengharapkan semakin banyak pelabuhan di Indonesia yang mengadopsi konsep GSPI ASRI. Penerapan prinsip aman, sehat, resik, dan indah diharapkan tidak hanya terbatas pada sektor transportasi laut, melainkan juga diterapkan pada moda transportasi lainnya.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam membangun terminal peti kemas yang lebih ramah lingkungan, aman, dan berbasis teknologi. Capaian ini menunjukkan pentingnya integrasi aspek operasional, keselamatan, lingkungan, energi, dan digitalisasi dalam pengelolaan terminal.

Widyaswendra menambahkan bahwa keberhasilan transformasi pelabuhan hijau dan cerdas memerlukan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, operator terminal, perusahaan pelayaran, pengguna jasa, tenaga kerja bongkar muat, dan pelaku lain dalam ekosistem kepelabuhanan.

Dampak atau Informasi Penting

Implementasi green and smart port tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga mencakup penguatan tata kelola, budaya keselamatan, efisiensi penggunaan sumber daya, dan integrasi sistem pelayanan berbasis digital. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pelabuhan yang lebih modern, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang, mengurangi dampak lingkungan, dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Dengan demikian, pelabuhan-pelabuhan di Indonesia dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.