Hesti.id – 10 Juli 2026 | Dalam momen masterclass di Sachsenring, Veda Ega Pratama menunjukkan potensi luar biasa saat ia bersaing di Moto3 Jerman 2026. Pada sesi latihan bebas pertama (FP1) yang berlangsung di sirkuit ikonik tersebut, Veda, yang mengendarai motor Rookies Cup, mencatatkan waktu 1 menit 27,456 detik, berakhir di posisi ke-23. Meskipun hasil ini tidak memuaskan, Veda berhasil mengungguli temannya yang mengendarai motor Moto3, Hakim Danish, yang finis di posisi ketujuh dengan catatan waktu yang lebih baik.
FP1 dimulai dengan ketat, di mana para pembalap berusaha memaksimalkan waktu putaran mereka. Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo berhasil menjadi yang tercepat dengan waktu 1 menit 25,996 detik. Persaingan semakin sengit ketika Maximo Quiles dan Marcos Uriarte juga menunjukkan performa yang kuat. Veda memulai sesi dengan lambat, tetapi perlahan mulai menemukan ritme dan mampu memperbaiki catatan waktunya menjadi lebih kompetitif.
Veda Ega Pratama, yang merupakan pembalap muda berbakat dari Indonesia, datang ke Jerman dengan misi khusus. Ia ingin membuktikan kemampuannya dan menunjukkan hasil yang lebih baik setelah beberapa balapan terakhir yang mengecewakan. Pembalap berusia 17 tahun ini mengungkapkan bahwa sirkuit Sachsenring adalah salah satu favoritnya karena tantangan yang diberikan oleh banyaknya tikungan dan perubahan elevasi.
Baca juga:
“Saya sangat senang bisa kembali balapan di Sachsenring. Hasil di Assen memang mengecewakan, tetapi saya merasa memiliki kecepatan untuk bersaing di kelompok depan,” ungkap Veda menjelang balapan. Ia juga menambahkan bahwa kehadiran rekan setimnya, Zen Mitani, yang sedang dalam pemulihan cedera, memberikan motivasi tambahan untuk tampil lebih baik.
Dalam sesi FP1, Veda Ega sempat berada di posisi ke-21 di awal sesi, namun berhasil memperbaiki catatan waktunya dan naik ke posisi ke-16 dalam beberapa menit. Namun, ia kembali terpuruk ke posisi ke-23 setelah beberapa pembalap lain berhasil mencatatkan lap yang lebih cepat. Hal ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Moto3, di mana setiap detik sangat berharga.
Hari kedua di Sachsenring akan menjadi ujian lebih lanjut bagi Veda, dengan sesi latihan bebas kedua dan kualifikasi yang menentukan posisi start untuk balapan akhir pekan ini. Momen masterclass di Sachsenring ini jelas menunjukkan bahwa Veda Ega Pratama memiliki potensi untuk bersaing dengan pembalap yang lebih berpengalaman, meskipun ia masih tergolong rookie di ajang Moto3.
Dengan segala persiapan dan semangat yang dibawanya, Veda berharap dapat mengakhiri paruh musim dengan hasil positif. Ia ingin meraih poin yang sangat penting untuk mengamankan posisinya di klasemen. Sirkuit Sachsenring menawarkan kesempatan bagi Veda untuk menunjukkan kemampuannya dan membuktikan bahwa ia bisa bersaing di level tertinggi.











