Hesti.id – 08 Juli 2026 | Pada tanggal 24 Juni 2026, ZTE Corporation, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terkemuka dari Tiongkok, resmi ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia. Dalam acara Mobile World Congress (MWC) yang diadakan di Shanghai, perusahaan ini menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Ekamas Mora Republik Tbk, yang dikenal sebagai MoraRepublic. Tujuan dari kemitraan ini adalah untuk mengembangkan dan memperluas layanan Fixed Wireless Access (FWA) dan Fiber-to-the-Home (FTTH) di seluruh Indonesia, dengan penekanan pada peningkatan cakupan jaringan dan kualitas layanan bagi pelanggan.
MoraRepublic merupakan hasil penggabungan antara PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo) dan PT Eka Mas Republik (MyRepublic), dan saat ini melayani jutaan pelanggan di seluruh Indonesia. Dalam menghadapi pesatnya pertumbuhan kebutuhan akan konektivitas broadband, kolaborasi ini menjadi penting sebagai fondasi bagi ekonomi digital Indonesia. Dengan dukungan ZTE yang memiliki keahlian global di bidang FWA dan FTTH, diharapkan implementasi jaringan generasi berikutnya dapat dipercepat, terutama untuk pelanggan residensial dan korporasi.
Liu Sen, Direktur Utama ZTE Indonesia, menyatakan bahwa kemitraan ini adalah langkah positif dalam mendukung ekspansi broadband secara nasional. “Kami memiliki pengalaman dalam implementasi FWA dan FTTH di berbagai pasar internasional. Dengan memadukan kekuatan infrastruktur dan kemampuan eksekusi lokal MoraRepublic, kami yakin dapat meningkatkan akses broadband dan kualitas layanan,” ujarnya.
Baca juga:
Kolaborasi ini tidak hanya akan memperluas jaringan FWA dan meningkatkan layanan FTTH, tetapi juga akan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam operasional jaringan. Kedua perusahaan akan menjajaki arsitektur jaringan end-to-end berbasis AI yang dapat membantu dalam memastikan kualitas layanan, optimasi jaringan, dan pengembangan layanan broadband lebih lanjut.
Yopie Widjaja, CFO MoraRepublic, menambahkan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat transisi Indonesia menuju ekonomi digital yang lebih inklusif. “Kami berkomitmen untuk membangun fondasi broadband yang lebih kuat dan efisien. Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan konektivitas berkualitas tinggi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan penandatanganan MoU ini, ZTE dan MoraRepublic bertekad untuk memperluas jangkauan konektivitas broadband, mendorong inovasi layanan berbasis AI, dan menghadirkan solusi jaringan yang lebih hemat energi. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam mempercepat transformasi digital nasional dan mendukung inklusi digital di seluruh wilayah.
Secara keseluruhan, ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia merupakan langkah penting dalam pengembangan infrastruktur digital di Indonesia. Dengan kemitraan ini, kedua perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi digital dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses internet yang lebih baik.











