Hesti.id – 07 Juli 2026 | Gustavo Puerta, gelandang muda berbakat Kolombia, menjadi sorotan utama dalam Piala Dunia 2026. Pada babak 16 besar, Kolombia akan menghadapi Swiss di BC Place, Vancouver, pada 8 Juli 2026. Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi kedua tim yang sama-sama ingin melangkah ke perempat final. Puerta, yang tampil mengesankan sepanjang turnamen, menjadi salah satu kunci keberhasilan Kolombia saat mengalahkan Ghana dengan skor tipis 1-0 di babak sebelumnya.
Dalam pertandingan melawan Ghana, Puerta menunjukkan performa yang luar biasa. Ia tidak hanya terlibat aktif dalam serangan, tetapi juga menjadi pilar di lini tengah dengan kemampuannya dalam merebut bola dan mengatur tempo permainan. Dengan tiga pelanggaran yang dilakukan dan tiga pelanggaran yang didapat, sang pemain berusia 22 tahun ini menunjukkan ketangguhannya di lapangan. Kombinasi antara skill individu dan kerja sama tim membuat Puerta menjadi ancaman serius bagi lawan. Dalam laga melawan Swiss, ia diharapkan dapat menampilkan performa terbaiknya mengingat pentingnya pertandingan ini.
Kolombia memasuki babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi setelah berhasil mencatatkan tiga clean sheet secara beruntun. Pertahanan mereka yang solid dipimpin oleh Davinson Sánchez dan Jhon Lucumí, membuat lawan kesulitan dalam mencetak gol. Di lini depan, kecepatan Luis Díaz dan kreativitas James Rodríguez menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Swiss. Namun, fokus utama permainan Kolombia tetap berada di tengah lapangan, di mana Gustavo Puerta akan bertarung melawan Granit Xhaka, gelandang veteran Swiss yang juga dikenal dengan permainan kerasnya.
Baca juga:
Swiss, di sisi lain, juga datang dengan performa yang mengesankan. Mereka berhasil mengalahkan Aljazair dengan skor 2-0, dan belum pernah kalah dalam turnamen ini. Dengan skuad yang dipimpin oleh pelatih Murat Yakin, Swiss memiliki keseimbangan antara pertahanan yang kokoh dan serangan yang efektif. Johan Manzambi, yang menjadi pencetak gol terbanyak Swiss, akan menjadi ancaman di lini depan.
Melihat performa keduanya, pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dan seru. Kolombia harus bisa memanfaatkan kecepatan dan kreativitas yang ada di lini serangnya, sementara Swiss diharapkan dapat mengandalkan pengalaman para pemainnya untuk meredam serangan Kolombia. Momen-momen kunci seperti duel antara Gustavo Puerta dan Granit Xhaka akan sangat menentukan arah pertandingan ini.
Di luar lapangan, performa Gustavo Puerta di Piala Dunia juga menarik perhatian klub-klub Eropa, termasuk FC Porto. Jackson Martínez, mantan striker Porto, menyatakan dukungannya agar Puerta bergabung dengan klub tersebut, menilai bahwa gaya permainan Puerta sangat cocok dengan karakter Porto. Dengan kontrak yang masih tersisa di Racing Santander, Puerta diperkirakan memiliki klausul rilis sekitar 17 juta euro, yang membuatnya menjadi target potensial di bursa transfer mendatang.
Dengan semua perhatian tertuju pada Gustavo Puerta, pertandingan melawan Swiss akan menjadi kesempatan bagi sang bintang muda untuk menunjukkan kemampuannya di panggung dunia. Semua mata akan tertuju padanya saat Kolombia berjuang untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.











