6 Juli 2026

Preservasi Tol Jagorawi: Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol

Preservasi Tol Jagorawi: Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol
Preservasi Tol Jagorawi: Jaga Keandalan Infrastruktur Jalan Tol

Hesti.id – 06 Juli 2026 | Jakarta, 5 Juli 2026 – PT Jasamarga Tollroad Maintenance (PT JMTM) kembali melaksanakan pekerjaan preservasi di Ruas Jalan Tol Jakarta–Bogor–Ciawi (Jagorawi) pada periode 5 hingga 12 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tujuan utama dari pekerjaan ini adalah untuk menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol.

Pekerjaan preservasi yang dilakukan mencakup beberapa kegiatan penting seperti Scrapping, Filling and Overlay (SFO) serta rekonstruksi perkerasan di beberapa titik pada Ruas Tol Jagorawi. Seluruh kegiatan ini dilakukan secara bertahap dengan pengaturan lalu lintas yang telah disusun untuk meminimalkan gangguan terhadap mobilitas pengguna jalan.

Pekerjaan Scrapping, Filling and Overlay (SFO) dijadwalkan berlangsung pada malam hari, dimulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB. Berikut adalah rincian lokasi pekerjaan yang akan dilakukan:

  • 6 Juli 2026: KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2) sepanjang 150 meter.
  • 7 Juli 2026: KM 18+250 s.d. KM 18+100 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 150 meter.
  • 8 Juli 2026: KM 30+825 s.d. KM 30+652 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 173 meter.
  • 9 Juli 2026: KM 33+395 s.d. KM 33+177 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2) sepanjang 218 meter.
  • 10 Juli 2026: KM 21+080 s.d. KM 21+181 arah Ciawi (Jalur A Lajur 4) sepanjang 101 meter.
  • 11 Juli 2026: KM 30+000 s.d. KM 29+750 arah Ciawi (Jalur A Lajur 4) sepanjang 250 meter.
  • 12 Juli 2026: KM 30+870 s.d. KM 31+242 arah Jakarta (Jalur B Lajur 1) sepanjang 372 meter.

Selain pekerjaan SFO, PT JMTM juga akan melakukan rekonstruksi perkerasan di beberapa titik dengan penutupan sementara lajur sebagai berikut:

  • 5 Juli 2026: KM 21+889 s.d. KM 21+989 arah Ciawi (Jalur A Lajur 2), penutupan lajur mulai pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali pada 9 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • 6 Juli 2026: KM 29+073 s.d. KM 29+178 arah Ciawi (Jalur A Lajur 1), penutupan lajur mulai pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali pada 10 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • 7 Juli 2026: KM 34+289 s.d. KM 34+199 arah Jakarta (Jalur B Lajur 2), penutupan lajur mulai pukul 10.00 WIB dan dibuka kembali pada 11 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.
  • 8 Juli 2026: Off Ramp Gunung Putri, penutupan dimulai pukul 22.00 WIB dan dibuka kembali pada 10 Juli 2026 pukul 05.00 WIB.

Direktur Utama PT Jasamarga Tollroad Maintenance, Suchandra P. Hutabarat, menekankan bahwa pekerjaan preservasi ini adalah wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan infrastruktur jalan tol. “Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan pekerjaan preservasi secara berkelanjutan guna memastikan kondisi jalan tol tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan pekerjaan, PT JMTM menjamin penerapan prosedur keselamatan kerja dan manajemen lalu lintas yang optimal. Area pekerjaan akan dilengkapi dengan berbagai rambu pengamanan, traffic cone, water barrier, lampu peringatan, serta petugas di lapangan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan. Penutupan lajur hanya dilakukan pada area pekerjaan, sementara lajur lainnya tetap dapat digunakan.

PT Jasamarga Tollroad Maintenance juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dialami pengguna jalan selama periode pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengurangan kecepatan saat melintasi area pekerjaan juga sangat disarankan demi keselamatan bersama.

Melalui pelaksanaan pekerjaan preservasi ini, PT Jasamarga Tollroad Maintenance bertekad untuk menghadirkan infrastruktur jalan tol yang andal, aman, dan nyaman, serta mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di tanah air.

Related Post

Tinggalkan komentar