4 Juli 2026

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Pertamina Optimis

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Pertamina Optimis
Kapal Gamsunoro Berhasil Lintasi Selat Hormuz, Pertamina Optimis

Hesti.id – 04 Juli 2026 | PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal Gamsunoro berhasil melintasi Selat Hormuz pada Kamis, 2 Juli 2026. Keberhasilan ini menjadi sorotan di tengah situasi geopolitik yang memanas antara Amerika Serikat dan Iran, yang telah membuat banyak kapal tanker terjebak di kawasan tersebut. Kapal Gamsunoro berhasil keluar berkat koordinasi intensif antara Pertamina dan Kementerian Luar Negeri serta pihak-pihak terkait lainnya.

VP Corporate Communication PT Pertamina, Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa pelayaran Gamsunoro menjadi simbol keberhasilan upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran operasional di tengah tantangan yang ada. “Kami ingin menyampaikan bahwa kapal Pertamina Gamsunoro telah melintasi Selat Hormuz. Alhamdulillah, pelintasan ini berhasil karena dukungan dari berbagai pihak,” ujar Baron saat konferensi pers di Jakarta.

Saat ini, Pertamina masih berupaya untuk mengevakuasi kapal VLCC (Very Large Crude Carrier) Pertamina Pride yang masih terjebak di Selat Hormuz. Kapal tersebut membawa muatan minyak mentah yang direncanakan untuk dikirim ke Kilang Cilacap, Jawa Tengah. “Kami berharap Pertamina Pride dapat segera melintas, meskipun saat ini masih menunggu proses perizinan,” jelas Baron.

Proses perizinan untuk kapal Pertamina Pride ini menjadi krusial mengingat ketegangan yang terus berlangsung. Baron menegaskan bahwa keselamatan awak, kargo, dan kapal adalah prioritas utama sebelum mengambil langkah lebih lanjut. “Kami terus memantau perkembangan situasi dan berharap agar ketidakpastian ini segera mereda,” ucapnya.

Selain itu, Baron menjelaskan bahwa Gamsunoro saat ini disewa oleh pihak ketiga, sehingga kargo yang diangkut bukan untuk kebutuhan dalam negeri. Hal ini berbeda dengan Pertamina Pride yang diharapkan dapat segera berlayar membawa pasokan energi untuk Indonesia.

Sejak kapal Gamsunoro mulai bergerak dari Teluk Arab pada 24 Juni 2026, kapal ini menghadapi berbagai tantangan sebelum dinyatakan berhasil melewati Selat Hormuz. Baron menyampaikan bahwa kelancaran pelayaran di Selat Hormuz sangat penting untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional, mengingat jalur ini merupakan salah satu rute distribusi energi paling strategis di dunia.

Dengan menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, Pertamina berharap situasi di Selat Hormuz dapat segera kondusif. “Kami mohon doanya agar Pertamina Pride dapat segera melintas dan membawa muatan untuk Kilang Cilacap,” tutup Baron. Keberhasilan Pertamina dalam memastikan kapal Gamsunoro berhasil lintasi Selat Hormuz [titlebase] diharapkan dapat menjadi langkah positif dalam menjaga kelangsungan distribusi energi di Indonesia.

Related Post

Tinggalkan komentar