4 Juli 2026

Waspada! Status Gn Anak Krakatau Level III Siaga Diumumkan

Penulis

Firdausyah Eblis Kaisar

Waspada! Status Gn Anak Krakatau Level III Siaga Diumumkan
Waspada! Status Gn Anak Krakatau Level III Siaga Diumumkan

Hesti.id – 04 Juli 2026 | Gunung Anak Krakatau (GAK) kini berstatus Level III Siaga, di mana warga dilarang melakukan aktivitas di radius 3 km dari kawah. Hal ini diumumkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) seiring dengan meningkatnya aktivitas vulkanik yang terpantau di gunung yang terletak di Selat Sunda ini.

Polda Lampung mengambil langkah cepat dengan memperketat kesiapsiagaan di daerah sekitar. Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, Kabid Humas Polda Lampung, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan tenda darurat dan posko bencana alam sebagai bentuk antisipasi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. “Kami sudah menyiapkan Satgas Posko Bencana Alam di depan Mapolda Lampung. Di seluruh polres juga sudah ada satgas bencana alam,” tuturnya.

Dengan status Gn Anak Krakatau level III siaga, warga diminta untuk mematuhi larangan yang dikeluarkan. Ini termasuk tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 3 km, serta meningkatkan kewaspadaan terutama bagi nelayan yang beroperasi di Selat Sunda. Polda Lampung juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti rekomendasi dari BMKG dan Badan Geologi.

Walaupun aktivitas visual gunung menunjukkan stabilitas, laporan kegempaan menunjukkan bahwa aktivitas vulkanis masih berlangsung. Pada pemantauan terakhir, asap kawah terlihat dengan ketinggian mencapai 10 hingga 50 meter. Ini menjadi sinyal bagi masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari kawasan berbahaya.

Sementara itu, sebuah video yang menunjukkan letusan Gunung Anak Krakatau menjadi viral di media sosial, namun petugas memastikan bahwa video tersebut bukan merupakan kondisi terkini. Andi Suwardi, petugas pemantau di lokasi, menegaskan bahwa aktivitas erupsi yang diamati tidak sama dengan yang terlihat dalam video tersebut.

Para nahkoda kapal yang melintasi Perairan Selat Sunda juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Kepala Kantor Kelas I KSOP Banten, Raden Yogie Nugraha, mengingatkan agar kapal tidak mendekati kawasan dalam radius 5 km dari kawah aktif GAK. “Seluruh kapal yang melintas di Perairan Selat Sunda harus mematuhi aturan ini demi keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Dalam menghadapi situasi ini, sangat penting bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengikuti perkembangan informasi resmi. Pemerintah dan instansi terkait terus memantau dan memberikan update mengenai status aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Dengan status Gn Anak Krakatau level III siaga, warga dilarang melakukan aktivitas di radius 3 km, diharapkan semua pihak dapat bertindak hati-hati dan mematuhi segala rekomendasi yang ada agar keselamatan dapat terjaga.

Related Post

Tinggalkan komentar