
Hesti.id – 15 Juli 2026 | Xiaomi Smart Band 11 Versi NFC Bakal Masuk di Indonesia, menambah pilihan bagi konsumen yang menginginkan fitur pembayaran digital tanpa kontak. Perangkat ini akan hadir dengan dua varian, reguler dan NFC, memberikan fleksibilitas bagi pengguna di tanah air.
Informasi ini muncul dari daftar sertifikasi SDPPI Postel yang diterbitkan oleh Komdigi. Dua model yang tercatat, M2616B1 dan M2617B1, diidentifikasi sebagai Xiaomi Smart Band 11 reguler dan versi NFC. Keberadaan keduanya di database menunjukkan kesiapan Xiaomi untuk memperluas jangkauan produk di Indonesia.
Selama beberapa tahun terakhir, Xiaomi hanya mengekspor Smart Band 10 reguler ke Indonesia, sementara versi NFC hanya tersedia di pasar luar negeri. Dengan hadirnya Xiaomi Smart Band 11 Versi NFC Bakal Masuk di Indonesia, konsumen kini dapat memilih apakah mereka membutuhkan fungsi NFC tambahan.
Fitur NFC pada smartwatch tidak hanya berguna untuk pembayaran digital. Di negara lain, pengguna memanfaatkan NFC untuk duplikasi kartu akses, seperti pintu hotel atau kantor. Di Indonesia, potensi penggunaan kartu akses masih terbuka luas, meski pembayaran contactless belum sepenuhnya diadopsi secara nasional.
Untuk dapat memanfaatkan fungsi pembayaran, Xiaomi harus bekerja sama dengan bank dan merchant lokal guna mengintegrasikan layanan Xiaomi Pay. Proses ini memerlukan persetujuan regulasi dan integrasi sistem pembayaran yang kompleks, sehingga belum ada jaminan kapan fitur tersebut dapat diaktifkan secara resmi.
Spesifikasi teknis yang sudah terbuka menunjukkan baterai berkapasitas 233 mAh, sama seperti generasi sebelumnya. Kapasitas ini cukup untuk menahan penggunaan sehari-hari, termasuk pelacakan aktivitas fisik, notifikasi, dan fungsi NFC. Tidak ada bocoran tentang layar atau sensor tambahan, sehingga masih menunggu detail lebih lanjut.
Perkiraan peluncuran Xiaomi Smart Band 11 pada paruh kedua tahun 2026 sejalan dengan pola rilis produk serupa. Keberadaan model ini di sertifikasi Singapura dan Taiwan menandakan bahwa Xiaomi sedang menyiapkan distribusi global. Jika jadwal tetap, konsumen Indonesia dapat mengharapkan produk ini dalam waktu dekat.
Dari segi persaingan, pasar wearable di Indonesia dipenuhi dengan produk dari merek global seperti Fitbit, Garmin, dan Samsung. Penambahan versi NFC pada Xiaomi Smart Band 11 dapat menjadi keunggulan kompetitif, terutama bagi pengguna yang menginginkan solusi pembayaran tanpa kertas.
Harga yang diperkirakan akan berada di kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta, tergantung varian dan fitur tambahan. Jika dibandingkan dengan Smart Band 10 reguler yang biasanya dijual di bawah Rp 1,5 juta, perbedaan harga ini masih masuk akal mengingat tambahan fitur NFC.
Secara keseluruhan, kehadiran Xiaomi Smart Band 11 Versi NFC Bakal Masuk di Indonesia menandakan langkah strategis Xiaomi dalam memperluas ekosistem wearables. Dengan dukungan sertifikasi resmi, konsumen dapat menantikan produk ini di pasar dalam waktu dekat.