
Hesti.id – 13 Juli 2026 | Cloudera dan Mercy Corps Luncurkan Agentic AI yang Dirancang untuk Respons Kemanusiaan, sebuah terobosan yang menggabungkan kecanggihan teknologi AI dengan kebutuhan mendesak di lapangan. Solusi baru bernama Verified Evidence & Research Assistant (VERA) dibangun di atas infrastruktur Cloudera AI Studios dan platform AWS, memanfaatkan model Claude dari Anthropic untuk menghasilkan insight cepat, akurat, dan kontekstual bagi tim kemanusiaan.
Kerjasama antara kedua organisasi telah berjalan selama hampir dua setengah tahun, dimulai dari eksplorasi potensi enterprise AI untuk memperkuat operasi bantuan. Kini, VERA menjadi manifestasi konkret dari evolusi tersebut, mengubah alur kerja tradisional menjadi rangkaian proses otomatis yang dapat dioperasikan dalam produksi. Model Claude, yang dikenal dengan keamanan dan skalabilitasnya, memproses system prompt dari agen‑agen AI dan menyesuaikannya dengan konteks krisis, sehingga setiap output bersifat bertanggung jawab dan relevan.
VERA tidak sekadar mengumpulkan data; ia menyiapkan penelitian sekunder, mengintegrasikan sumber informasi yang terfragmentasi, dan menghasilkan analisis yang terlokalisasi. Contohnya, dalam proyek pertanian dan ketahanan pangan di Sudan, VERA berhasil memperpendek siklus riset dari lima‑enam hari menjadi dua‑tiga hari saja. Di Kolombia, tim keamanan pemilu Mercy Corps melaporkan penghematan waktu hingga 90% dan biaya sekitar US$2.000 per laporan, berkat otomatisasi yang ditawarkan oleh solusi ini.
Berbeda dari aplikasi AI generik, VERA dikembangkan melalui kolaborasi intensif antara tim Professional Services & Training Cloudera dan pakar‑pakar Mercy Corps. Proses analisis bisnis yang mendalam memastikan bahwa setiap fitur mencerminkan realitas lapangan, termasuk sensitivitas budaya dan kebutuhan operasional yang unik. Keterlibatan komunitas pengguna selama fase desain menjadikan VERA sebuah alat yang benar‑benar context‑aware dan siap diandalkan dalam situasi krisis yang berubah‑ubah.
Berikut beberapa pencapaian terukur yang telah dicapai VERA:
Jim Bisordi, SVP Professional Services Cloudera, menekankan bahwa organisasi kemanusiaan kini harus melakukan lebih banyak dengan sumber daya yang terbatas. “Melalui VERA, kami menunjukkan bagaimana Agentic AI dapat melampaui tahap eksperimen untuk memberikan dampak nyata yang terukur,” ujarnya. “Kolaborasi dengan Mercy Corps menegaskan potensi luar biasa ketika kecanggihan AI dipadukan dengan keahlian lapangan, serta komitmen bersama untuk menghasilkan hasil yang lebih baik bagi komunitas rentan.”
Josh DeWald, VP Technical Support Mercy Corps, menambahkan bahwa VERA menjadi alat krusial untuk penelitian dan tinjauan data sekunder. “Tugas‑tugas yang dulunya memerlukan kerja manual intensif kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam, memberi tim kami ruang lebih untuk menginterpretasikan dan memvalidasi temuan,” katanya, sambil mencontohkan bagaimana analisis ketahanan pangan di Sudan membantu mengoptimalkan respons terhadap kerawanan pangan.
Proyek ini juga memperkuat posisi Cloudera sebagai pemain teknologi yang berorientasi pada dampak sosial. Daripada hanya menjadi sponsor, Cloudera berperan aktif sebagai mitra implementasi, menyediakan keahlian AI, sumber daya teknis, dan kolaborasi berkelanjutan. Kedua organisasi menargetkan integrasi VERA yang lebih luas ke dalam alur kerja Mercy Corps, dengan harapan meningkatkan efisiensi, kualitas pelaporan, dan akses informasi krusial bagi pengambil keputusan di lingkungan paling menantang.
Secara keseluruhan, peluncuran VERA menandai langkah penting dalam penggunaan Agentic AI untuk tujuan kemanusiaan. Dengan kemampuan mengotomatisasi penelitian, mengkonsolidasikan data, dan menghasilkan insight yang dapat ditindaklanjuti secara cepat, solusi ini memberikan harapan baru bagi organisasi yang berjuang di garis depan krisis global.