Redmi K100 Series Bocor di Geekbench Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 5

Hesti.id – 31 Juli 2026 | Xiaomi kembali menghebohkan jagat teknologi lewat bocoran terbaru dari lini flagship terbarunya. Perangkat yang dijuluki Xiaomi Redmi K100 Series Muncul di Geekbench dengan Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 ini memberikan gambaran jelas mengenai kekuatan monster yang akan segera hadir di pasar ponsel kelas atas.

Melalui pengujian di platform Geekbench, sebuah perangkat dengan nomor model M511CD terdeteksi membawa spesifikasi yang sangat menggiurkan. Ponsel ini tidak hanya mengandalkan tenaga mentah dari prosesor terbaru Qualcomm, tetapi juga didukung oleh RAM sebesar 16GB untuk memastikan multitasking berjalan tanpa hambatan.

Performa Monster Snapdragon 8 Elite Gen 5

Kehadiran chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 (SM8850) menjadi daya tarik utama. Berdasarkan data yang beredar, perangkat ini mencatatkan skor single-core sebesar 3.429 poin dan skor multi-core mencapai 10.461 poin. Angka ini menunjukkan lompatan performa yang signifikan untuk menjalankan aplikasi berat maupun game kelas AAA.

Dapur pacunya ditenagai oleh CPU octa-core dengan konfigurasi dua core berkecepatan 4.61 GHz dan enam core berkececepatan 3.63 GHz. Dengan fabrikasi 3nm yang efisien, kombinasi ini dipadukan dengan GPU Adreno 840 untuk memberikan pengalaman visual yang sangat mulus. Selain itu, sistem operasi yang digunakan adalah Android 16 dengan antarmuka HyperOS terbaru milik Xiaomi.

Layar Super Mulus dan Fitur Premium

Bukan sekadar soal kecepatan, Xiaomi Redmi K100 Series juga fokus pada pengalaman visual. Laporan menyebutkan bahwa seri ini akan mengusung layar flat OLED dengan refresh rate mencapai 185Hz. Angka refresh rate yang sangat tinggi ini menjadikannya kandidat kuat bagi para gamer profesional yang membutuhkan responsivitas layar maksimal.

Untuk aspek keamanan, Xiaomi menyematkan sensor sidik jari ultrasonik di bawah layar, sebuah teknologi yang jauh lebih cepat dan akurat dibandingkan sensor optik biasa. Dari sisi desain, perangkat ini diprediksi menggunakan rangka logam premium dengan panel belakang kaca, memberikan kesan mewah sekaligus kokoh.

Baca Juga  Perbedaan Galaxy Z Fold8 Ultra Fold8 dan Fold7 yang Wajib Kamu Tahu

Kapasitas Baterai Jumbo dan Kamera Resolusi Tinggi

Salah satu kejutan terbesar terletak pada sektor daya. Xiaomi kabarnya menggunakan teknologi baterai silikon-karbon (Si/C) yang memungkinkan kapasitas sangat besar dalam dimensi yang tetap terjaga. Model standar diprediksi mengantongi baterai 8.500mAh, sementara varian Pro atau Pro Max bisa mencapai 9.000mAh hingga 10.000mAh.

Pengisian daya juga tidak main-main. Sertifikasi 3C di Tiongkok menunjukkan dukungan pengisian daya kabel 100W, ditambah kemampuan wireless charging sebesar 50W. Untuk urusan fotografi, pengguna akan dimanjakan dengan kamera utama beresolusi 200 MP, lensa ultra-wide 50 MP, dan kamera makro 50 MP. Pada varian Pro, kemungkinan besar akan ada lensa periskop telefoto 50 MP untuk kemampuan zoom yang lebih tajam.

  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 (3nm)
  • RAM: Hingga 16 GB LPDDR5X
  • Layar: Flat OLED, 185Hz Refresh Rate
  • Baterai: 8.500mAh – 10.000mAh (Si/C Battery)
  • Charging: 100W Wired, 50W Wireless
  • Ketahanan: Sertifikasi IP68/IP69

Meski membawa spesifikasi kelas atas, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan calon pembeli. Seri K biasanya bersifat eksklusif untuk pasar Tiongkok, sehingga pengguna global mungkin harus menunggu versi rebranding seperti seri Poco. Selain itu, kapasitas baterai yang sangat besar ini berpotensi membuat dimensi ponsel menjadi lebih tebal dan berat dibandingkan ponsel flagship lainnya.

Xiaomi berencana memamerkan seri ini di ajang ChinaJoy 2026 sebelum peluncuran resminya pada Agustus 2026. Untuk harga, varian dasar diperkirakan mulai dari ¥4.000 atau sekitar 10,5 jutaan, sementara varian Pro bisa menyentuh angka 13,5 jutaan. Dengan spesifikasi setinggi ini, Xiaomi tampaknya serius ingin menggeser posisi seri flagship utama mereka ke level yang lebih tinggi.

Tinggalkan komentar