Hesti.id – 25 Juli 2026 | Dunia animasi Jepang sedang dihebohkan oleh kemunculan serial terbaru yang mendadak viral. Bukan sekadar karena kualitas produksinya, namun karena banyak penonton yang menemukan kemiripan mencolok dengan mahakarya Gege Akutami, Jujutsu Kaisen.
Fenomena ini memicu gelombang diskusi di berbagai platform media sosial. Para penggemar mulai membandingkan elemen-elemen kunci yang membuat serial ini terasa sangat akrab di telinga mereka, mulai dari desain karakter hingga sistem kekuatan yang digunakan.
Contents
Mengapa Anime Baru Ini karena Mirip Jujutsu Kaisen?
Salah satu alasan utama yang mendasari perdebatan ini adalah fondasi dunianya. Serial ini mengadopsi konsep dunia supernatural yang sangat kental, di mana pertarungan melawan entitas gaib menjadi pusat cerita.
Sama halnya dengan mekanisme kutukan dalam Jujutsu Kaisen, anime ini membangun sistem kekuatan yang terstruktur dengan aturan yang ketat. Hal inilah yang membuat penonton merasa sedang menyaksikan nuansa yang serupa sejak episode perdana ditayangkan.
Karakter utamanya pun tidak luput dari perhatian. Sosok protagonis yang ditampilkan memiliki energi yang mirip dengan Yuji Itadori; ia kuat secara fisik, penuh semangat, dan terjebak dalam konflik supranatural yang skalanya jauh melampaui kemampuannya sendiri. Beberapa pengamat bahkan menyebut Black Torch sebagai salah satu judul yang paling mendekati atmosfer tersebut.
Visual Pertarungan yang Menggelegar
Kekuatan utama dari Jujutsu Kaisen terletak pada koreografi pertarungan yang intens. Menariknya, anime baru ini mencoba mengejar standar serupa melalui kualitas animasi yang cepat dan efek visual yang memanjakan mata.
Penggunaan strategi yang dipadukan dengan kekuatan supernatural memberikan pengalaman menonton yang dinamis. Bagi mereka yang menyukai genre shounen modern, kombinasi aksi cepat dan estetika visual yang kuat adalah magnet utama yang membuat serial ini sulit untuk dilewatkan.
Antara Inspirasi dan Identitas Mandiri
Munculnya karya yang memiliki kemiripan dengan judul besar sering kali memicu pro dan kontra. Sebagian komunitas menganggap hal ini sebagai bentuk penghormatan atau homage terhadap karya yang sudah mapan sebelumnya.
Namun, ada pula kritik yang menyatakan bahwa kemiripan yang terlalu tinggi berisiko menghilangkan jati diri asli dari sebuah karya. Dalam sejarah industri anime, kita sering melihat seri besar seperti Bleach atau Blue Exorcist yang memiliki benang merah serupa dengan pendahulunya.
Kunci keberhasilan sebuah judul baru terletak pada kemampuannya untuk berevolusi. Jika serial ini mampu membangun konflik yang unik dan karakter yang memiliki kedalaman emosional, kemiripan di awal penayangan justru bisa menjadi batu loncatan untuk menarik basis penggemar yang sudah ada.
Peluang Menjadi Fenomena Baru
Melihat besarnya antusiasme publik, serial ini memiliki potensi besar untuk menjadi hit di pasar global. Popularitas Jujutsu Kaisen telah menciptakan dahaga akan konten bertema aksi supernatural yang berkualitas tinggi.
Meskipun perdebatan mengenai kemiripannya masih terus bergulir, satu hal yang tidak bisa dibantah adalah keberhasilan serial ini dalam mencuri perhatian komunitas anime secara luas. Dalam industri hiburan, perhatian yang masif sering kali menjadi sinyal awal lahirnya sebuah tren besar yang baru.
Apakah karya ini akan mampu berdiri sendiri dan menjadi penerus yang layak setelah saga Yuji Itadori berakhir, atau hanya akan sekadar menjadi bayang-bayang dari kesuksesan sebelumnya? Kita tunggu saja perkembangan ceritanya ke depan.
