
Hesti.id – 18 Juli 2026 | Berita terbaru bagi para fotografer lanskap dan astrofotografi: Tamron telah meluncurkan lensa 12‑20mm F2.8 ultra‑wide yang dirancang khusus untuk sistem Sony E‑mount dan Nikon Z‑mount. Dengan kombinasi desain ringkas, kontrol manual lengkap, dan teknologi optik canggih, lensa ini menjanjikan performa tinggi pada kamera full‑frame.
Perusahaan Tamron mengumumkan peluncuran lensa baru ini pada 17 Juli 2026. Versi Sony E‑mount hadir pada 30 Juli dengan harga sekitar Rp30,5 juta, sementara versi Nikon Z‑mount dirilis 27 Agustus dengan harga Rp32 juta. Lensa ini menawarkan jarak fokus minimum 0,18 m pada 12 mm dan 0,28 m pada 20 mm, serta aperture 12‑blade yang menghasilkan bokeh lembut.
Teknologi optik lensa ini difokuskan pada kebutuhan astrofotografi. Elemen aspherical dan XLD membantu meminimalkan aberasi warna (color fringing) serta koma sagittal (sagittal coma) yang sering muncul pada bintang. Dengan fokus minimum yang sangat dekat, fotografer dapat menangkap detail makro sekaligus panorama luas tanpa mengorbankan ketajaman.
Kontrol manual di bodi lensa menambah fleksibilitas. Terdapat tombol Manual Focus Lock Switch yang sangat berguna di kondisi cahaya rendah, Custom Function untuk orientasi lanskap atau potret, serta Zoom Lock yang mengunci posisi 12 mm atau 20 mm. Ring aperture pada mount Sony E‑mount dapat diatur mode click atau declick, sedangkan pada mount Nikon Z‑mount menyediakan kontrol f‑stop yang lebih presisi.
Port USB‑C tidak hanya memudahkan pembaruan firmware, tetapi juga memungkinkan koneksi langsung ke perangkat lunak Tamron Link. Pengguna dapat menyesuaikan fungsi cincin, membatasi fokus, dan mengatur parameter lainnya tanpa membuka bodi lensa.
Dengan harga yang kompetitif, lensa ini menjadi pilihan utama bagi fotografer yang memerlukan lensa ultra‑wide ringan untuk perjalanan di alam liar. Keunggulan kontrol manual dan port USB‑C meningkatkan efisiensi kerja, terutama dalam situasi darurat atau saat beroperasi di lokasi terpencil. Bagi komunitas astrofotografi, kemampuan koreksi aberasi optik membuatnya menjadi alat yang sangat berharga untuk memotret langit malam tanpa gangguan flare.
Perbedaan harga antara versi Sony dan Nikon dipengaruhi oleh volume produksi dan dinamika pasar masing-masing mount. Meskipun perbedaan hanya beberapa ribu rupiah, hal itu mencerminkan strategi pemasaran yang disesuaikan dengan target audiens masing-masing platform.
Secara keseluruhan, lensa ini menegaskan posisi Tamron sebagai produsen lensa alternatif yang inovatif dan kompetitif. Dengan fitur lengkap, desain ergonomis, dan harga yang wajar, Tamron 12‑20mm F2.8 menjanjikan peningkatan signifikan bagi para profesional dan hobiis.
Kesimpulannya, lensa ini menawarkan kombinasi optimal antara performa, portabilitas, dan kontrol manual, menjadikannya investasi yang layak bagi fotografer yang ingin menambah keahlian di bidang lanskap, astrofotografi, dan fotografi outdoor.