Hesti.id – 11 Juli 2026 | Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50 menjadi sorotan utama di Pekanbaru, di mana subholding ini terus mempercepat peremajaan lahan sawit petani untuk menyiapkan pasokan bahan baku biodiesel B50 yang dijadwalkan mulai Juli 2026.
Sejak program revitalisasi pertama kali diluncurkan pada 2012, PTPN IV PalmCo, melalui entitas PTPN IV Regional III, telah menargetkan peremajaan sawit rakyat (PSR) secara berkelanjutan. Hingga akhir 2025, total area yang berhasil diperbaharui mencapai 12.600 hektare, dan target ambisius 17.100 hektare dijadwalkan tercapai pada akhir tahun 2026. Pada tahun 2026 saja, rencana peremajaan di Bumi Lancang Kuning menambah 4.500 hektare lagi.
Region Head PTPN IV Regional III, Bambang Budi Santoso, menyatakan bahwa progres program sangat memuaskan dan antusiasme petani semakin tinggi. “Insya Allah, sampai akhir tahun ini program peremajaan sawit di Riau dapat mencapai 17.100 Ha,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Pekanbaru, Jumat (19/6). Ia menambahkan bahwa proses peremajaan meliputi pendataan, verifikasi, hingga penerbitan rekomendasi teknis (Rekomtek) yang dikelola oleh Distrik Petani Mitra.
Baca juga:
Peremajaan sawit bukan sekadar mengganti tanaman tua, melainkan upaya strategis untuk menutup kesenjangan produktivitas antara petani kecil dan perkebunan korporasi. Rata‑rata produktivitas sawit petani di Indonesia berkisar 7‑12 ton per hektare per tahun, sementara perkebunan perusahaan mampu melampaui 20 ton per hektare. Dengan peremajaan, petani mitra PTPN IV Regional III berhasil meningkatkan hasil mereka secara signifikan:
- Petani yang mengikuti program revitalisasi menghasilkan rata‑rata 29,10 ton/ha/tahun.
- Petani yang bergabung dalam PSR dengan usia sawit TM‑3 mencatat produktivitas 23,94 ton/ha/tahun, jauh di atas standar PPKS sebesar 19 ton/ha/tahun.
Data tersebut menunjukkan bahwa peremajaan sawit menjadi kunci utama untuk mengoptimalkan produksi CPO nasional, sekaligus mendukung kebijakan B50 yang diproyeksikan menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun per tahun. Penghematan ini berasal dari penurunan impor solar berkat peningkatan penggunaan biodiesel berbasis sawit.
Selain peremajaan, PTPN IV Regional III juga memperkuat kemitraan dengan menyediakan bibit unggul bersertifikat. Sejak peluncuran program pada 2019, sebanyak 2,56 juta bibit sawit unggul telah disalurkan kepada 8.900 petani. Pola kemitraan “single management” yang transparan memastikan standar teknis perusahaan diadopsi mulai dari penebangan pohon tua, penanaman bibit baru, pemupukan, hingga pemeliharaan.
Keberhasilan program tidak lepas dari kolaborasi dengan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Rakyat (Aspekpir), yang berperan sebagai mitra strategis dalam mengakselerasi pelaksanaan PSR. Dukungan Aspekpir membantu memperluas jaringan plasma hingga 56.500 hektare, melibatkan lebih dari 28.000 petani sejak berdirinya perusahaan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menegaskan bahwa peremajaan sawit merupakan langkah penting untuk memenuhi target B50. “Kami ingin berkontribusi meningkatkan produksi CPO nasional dengan memperkuat petani sawit, sehingga produksi mereka meningkat dan dapat mendukung kebijakan pemerintah untuk menjadikan sawit sebagai sumber energi baru terbarukan,” ujar Bambang.
Dengan target perluasan PSR, pasokan bibit unggul, serta pendampingan teknis dan kelembagaan, PTPN IV Regional III optimis sektor sawit rakyat di Riau akan terus tumbuh, memberikan dampak positif bagi keberlanjutan industri dan pendapatan petani.
Secara keseluruhan, upaya Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo Akselerasi Peremajaan Sawit Petani di Riau Perkuat Implementasi Program B50 tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menyiapkan fondasi energi terbarukan yang lebih kuat bagi Indonesia.






![Blue Stream diserang, akankah Putin dan Erdogan makin dekat? [titlebase]](https://hesti.id/wp-content/uploads/2026/07/blue-stream-diserang-akankah-putin-dan-erdogan-makin-dekat-titlebase-1024x576.webp)




