Hesti.id – 05 Juli 2026 | Jenazah pilot AS Nicholas Goselin tiba di Jayapura, dijemput uskup dan pimpinan AMA dalam suasana duka yang mendalam. Nicholas Gosselin, seorang pilot maskapai Associated Mission Aviation (AMA), tewas tragis akibat luka tembak yang diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kematian almarhum terjadi saat ia menjalankan misi kemanusiaan di daerah terpencil.
Pada hari Jumat, 3 Juli 2026, jenazahnya dievakuasi dari Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, dan tiba di Jayapura pada sore hari. Dalam suasana haru, jenazah disambut oleh Uskup Jayapura, Mgr. Yanuarius Teofilus Matopai You, serta pimpinan AMA dan rekan-rekan pilotnya. Upacara penyambutan berlangsung di Pangkalan Udara TNI AU Silas Papare, di mana penghormatan militer juga disampaikan.
Hasil autopsi yang dilakukan oleh tim forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua mengungkapkan bahwa Nicholas Gosselin tewas akibat luka tembak jarak dekat. Kombes Pol dr. Sebastian Romi, kepala rumah sakit, menjelaskan bahwa luka tembak tersebut diidentifikasi sebagai luka kontak, di mana moncong senjata menempel pada kulit korban. Peluru masuk melalui pipi kiri dan keluar di telinga kanan, mengakibatkan kerusakan parah pada tulang wajah dan dasar tengkorak. Selain itu, tim forensik juga menemukan berbagai luka akibat benturan benda tumpul, menambah detail tragis pada kondisi jenazah.
Baca juga:
Prosesi penyerahan jenazah kepada pihak AMA Air berlangsung dengan khidmat. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III Letjen TNI Lucky Avianto memimpin langsung penyerahan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyatakan bela sungkawa yang mendalam dan mengutuk tindakan kekerasan yang merenggut nyawa seorang pelayan kemanusiaan. Pemerintah dan aparat keamanan berkomitmen untuk menjaga keamanan di Papua agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman.
Uskup Yanuarius menambahkan bahwa AMA telah berkontribusi besar dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial di Papua selama bertahun-tahun. Jenazah Nicholas Gosselin kemudian dibawa ke hanggar AMA di Sentani untuk disemayamkan sebelum diterbangkan ke Jakarta dan selanjutnya dipulangkan ke Amerika Serikat untuk pemakaman.
Insiden yang menimpa pilot ini menunjukkan betapa berbahayanya situasi di daerah tersebut, di mana kelompok bersenjata terus mengancam keselamatan masyarakat dan para pelayan kemanusiaan. Pihak berwenang tengah mencari keadilan untuk Nicholas Gosselin, sementara pihak AMA menegaskan bahwa mereka tidak pernah mengangkut TNI-Polri maupun KKB dalam operasi mereka.
Dengan duka yang mendalam, masyarakat dan rekan-rekan kerja mengenang sosok Nicholas Gosselin sebagai pilot yang berdedikasi tinggi dalam pelayanan kemanusiaan di Papua. Upacara penghormatan terakhir yang diadakan di hanggar AMA menjadi momen yang tak terlupakan bagi semua yang hadir, dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.











